• Jumat, 2 Desember 2022

CERPEN: Aku Tunggu di Hotel Sekarang!

- Minggu, 13 Maret 2022 | 07:47 WIB
Gambar hanya ilustrasi (IG @popyrosalinais)
Gambar hanya ilustrasi (IG @popyrosalinais)

Baca Juga: Crazy Rich Malang, Juragan 99 Diincar Bareskrim, Nikita Mirzani Makin Gencar Mengungkap Fakta

Kenapa aku punya prinsip hidup seperti itu? Ah ini pasti pergaulanku dengan teman-teman. Walaupun mamaku dikatakan cukup untuk menghidupiku tapi tetap saja tidak mencukupi gaya hidupku.

Terkadang iri juga dengan perempuan yang bisa sederhana. Berkarya di masa muda. Tapi ini lebih menggiurkan. Bisa senang-senang dan anehnya aku tak merasa sakit hati jika kamu pun punya pacar juga selain aku.

Aku pandangi lampu merah yang terlihat di mobil. Lampu merah yang aneh. Jadi ingat dosenku yang membahas filosofi lampu merah.

“ Orang-orang membuat tanda merah pada zaman peperangan yang artinya ‘Stop’ dari peperangan dan pertumpahan darah. Karena ini, warna merah juga digunakan pada lampu lalu lintas untuk menandakan kendaraan harus berhenti agar tidak terjadi kecelakaan dan pertumpahan darah di jalan,” begitu penjelasan dosenku.

Baca Juga: Dukung Penuh Unanda, Pemda Luwu Utara Siap Bangun Kerja Sama

Sepertinya aku pun harus punya tanda merah, kuning, dan hijau dalam hidup. Kapan aku harus berhenti atas apa yang aku lakukan akhir-akhir ini. Menyadari bahwa ada yang salah artinya warning pada diri sendiri.

Akhirnya sampai juga di hotel. Kupandangi gedung tinggi itu yang bertuliskan “Padma Hotel Bandung”. Sudah kesekian kalinya aku ke sini. Baiklah.

Kamu pasti sedang menungguku sambil makan donat kesukaanmu, batinku. Kamu memang sosok yang menyenangkan. Aku terkadang sulit marah padamu.

Baca Juga: Indahnya Berbagi, Sumringah Wajah Dari Para Penerima Sedekah Sumbangan Dari Anggota Grup WhatsApp Bersedekah

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi Bertema Pahlawan dengan Judul "Pahlawanku"

Selasa, 1 November 2022 | 08:58 WIB

Dongeng Klik: Kisah Tikus Pelit

Senin, 10 Oktober 2022 | 11:50 WIB

(Cerita Imajinasi) Roket Pensil Doni

Kamis, 8 September 2022 | 14:00 WIB

(Cerita Imajinasi) Anni, Salmon Bersayap

Selasa, 6 September 2022 | 09:27 WIB

(Cerita Imajinasi) Ben dan Burung Ajaib

Selasa, 6 September 2022 | 09:00 WIB

Puisi : Menjadi Kartini

Kamis, 21 April 2022 | 07:18 WIB

Fabel : Kisah Amora, Ayam yang Belajar Ikhlas

Kamis, 7 April 2022 | 07:39 WIB

CERPEN: Aku Tunggu di Hotel Sekarang!

Minggu, 13 Maret 2022 | 07:47 WIB

CERPEN: Aku Kehilangan Diriku Sendiri

Selasa, 1 Maret 2022 | 14:44 WIB

CERPEN: Taman Langit

Selasa, 1 Maret 2022 | 10:46 WIB

Puisi Malam yang Sakit

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:11 WIB

Cerpen Ramli Lahaping: Segitiga Pembunuhan

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:34 WIB

CERITA ANAK: Kerang untuk Damar

Minggu, 9 Januari 2022 | 16:11 WIB

CERPEN: Dekap Hangat yang Selamanya

Sabtu, 1 Januari 2022 | 11:43 WIB

Tiga Puisi Karya ALfi Irsyad Ibrahim

Jumat, 24 Desember 2021 | 18:52 WIB

Cerbung: Kabut Pembatas Dua Hati

Minggu, 19 Desember 2021 | 13:29 WIB

Cerbung Kabut Pembatas Dua Dunia

Jumat, 17 Desember 2021 | 20:05 WIB
X