• Selasa, 17 Mei 2022

CERPEN: Ketika Bila bertanya, 'Bu, Ayah Itu untuk Apa Sih?'

- Jumat, 12 November 2021 | 13:07 WIB
Ilustrasi (dok. Ratih_Sugi)
Ilustrasi (dok. Ratih_Sugi)


KLIKANGGARAN--Bila selalu terlihat bahagia. Dia sangat jarang menanyakan sosok ayahnya yang seharusnya ada dalam hidupnya. Menangis ya pasti tapi hanya ketika dia bertengkar dengan kakak atau adiknya. Aku heran begitu heran kepada Bila,apakah tak ada yang dia ingat tentang ayahnya? Apakah tak begitu melekat sosok ayahnya di hati dan pikirannya?

Almarhum pasti bangga melihat Bila tumbuh sehat dan bahagia. Memang tidak berprestasi tapi dia tak pernah mengeluh. Dia anak yang selalu mengerti aku dan anak yang penurut. Dikala keuangan sedang tak bergairah, dia mengerti bahkan seringkali mengingatkan kakaknya. Namun, entah mengapa kalimat yang sering dia ucapkan adalah "gak tahu"

Apakah sebegitunya hingga Bila sulit menjelaskan atas apa pun. Dia menjadi sulit untuk mengambil keputusan. Dia sunggguh pemalu. Dia tidak pernah nyaman dengan orang baru. Dia tidak nyaman dengan keramaian. Jika ada temannya main ke rumah, aku yang bahagia. Aku bahagia akhirnya dia punya teman. Ada apa dengannya?

Baca Juga: Puan Maharani Disindir Susi Pudjiastuti yang Diamini Fadli Zon, Lantas Netizen Menikmatinya

Siang itu, Bila duduk di atas ayunan. Katanya sih dia sedang menunggu tukang tahu bulat. Tapi kenapa wajahnya terlihat sedih dan hampa?

"Kamu kenapa kaka Bila? Kangen ayah ya?"

"Iya bu. Tapi aku lupa ayah itu seperti apa wajahnya. Aku lupa ayah pernah gendong-gendong aku. Aku gak inget ayah penah beliin tahu bulat. Aku lupa semua, Bu! Kan ibu selalu bilang, kalau dulu ayah suka beliin aku tahu bulat."

"Kamu gak inget? Beneran lupa?"

"Ya bu, tapi kok kaya ada yang ilang gitu loh"

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi : Menjadi Kartini

Kamis, 21 April 2022 | 07:18 WIB

Fabel : Kisah Amora, Ayam yang Belajar Ikhlas

Kamis, 7 April 2022 | 07:39 WIB

CERPEN: Aku Tunggu di Hotel Sekarang!

Minggu, 13 Maret 2022 | 07:47 WIB

CERPEN: Aku Kehilangan Diriku Sendiri

Selasa, 1 Maret 2022 | 14:44 WIB

CERPEN: Taman Langit

Selasa, 1 Maret 2022 | 10:46 WIB

Puisi Malam yang Sakit

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:11 WIB

Cerpen Ramli Lahaping: Segitiga Pembunuhan

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:34 WIB

CERITA ANAK: Kerang untuk Damar

Minggu, 9 Januari 2022 | 16:11 WIB

CERPEN: Dekap Hangat yang Selamanya

Sabtu, 1 Januari 2022 | 11:43 WIB

Tiga Puisi Karya ALfi Irsyad Ibrahim

Jumat, 24 Desember 2021 | 18:52 WIB

Cerbung: Kabut Pembatas Dua Hati

Minggu, 19 Desember 2021 | 13:29 WIB

Cerbung Kabut Pembatas Dua Dunia

Jumat, 17 Desember 2021 | 20:05 WIB

Cerbung: Tanda Cinta di Wajah Pias

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:28 WIB

Cerbung: Wajah Pias dalam Pelukan

Selasa, 14 Desember 2021 | 21:26 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Hati Venerose

Kamis, 9 Desember 2021 | 18:06 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Antara Dua Hati

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:40 WIB

Puisi untuk Sahabat

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:52 WIB

Puisi: Aku Adalah

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:32 WIB

Puisi: Jeritan Malam

Minggu, 5 Desember 2021 | 22:31 WIB

Cerbung Samudra Ingin Kembali

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:28 WIB
X