• Rabu, 29 Juni 2022

Kenali! Berikut 11 Poin Problem yang Terjadi pada Proses dan Pembangunan Masjid Sriwijaya

- Minggu, 12 Desember 2021 | 17:47 WIB
Tiang-tiang pembangunan Masjid Sriwijaya (Klikanggaran/BudiS)
Tiang-tiang pembangunan Masjid Sriwijaya (Klikanggaran/BudiS)

KLIKANGGARAN-- Kasus Masjid Sriwijaya bak seperti catatan preseden buruk di rezim pemerintahan Gubernur Sumsel Sebelumnya, H Alex Noerdin.

Kasus Masjid Sriwijaya ini tidak hanya menjadi konsumsi publik Sumsel, melainkan juga mengundang simpati publik di tingkat nasional. Selain nilai dugaan kerugian negara yang begitu fantastis, pada kasus ini juga membelenggu sejumlah eks pejabat dan tokoh-tokoh penting lainnya ke kursi pesakitan.

Klikanggaran.com merangkum, berdirinya Masjid Sriwijaya tidak terlepas dari keinginan sejumlah Tokoh-tokoh masyarakat Provinsi Sumatera Selatan yang tergabung dalam Yayasan WMS Palembang memiliki rencana untuk mendirikan Masjid Raya Sriwijaya Palembang.

Dari keinginan itulah, pihak yayasan mengajukan permohonan penyediaan lahan untuk lokasi pembangunan masjid Sriwijaya seluas ± 15 hektar melalui Surat Nomor 006/I/YWMSP/2010 tanggal 30 Januari 2010 Kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Juga: Ketika Para Mantan Preman Mengelola UMKM, Bagaimana Ceritanya?

Sebagai dukungan atas keinginan tersebut, pada Tahun 2010 Gubernur Provinsi Sumatera Selatan menerbitkan Surat Keputusan Nomor 574/KPTS/XI/2010 tanggal 20 Agustus 2010 perihal penetapan peruntukan tanah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di kawasan Jakabaring dengan luas tanah ± 15 hektar untuk lokasi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang.

Selanjutnya sesuai Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Nomor 164/KPTS/VI/2012 tanggal 22 Februari 2012, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan hibah tanah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di kawasan Jakabaring dengan luas tanah ± 9 hektar untuk pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga memberikan Dana Hibah kepada Yayasan WMS Rp50.000.000.000,00 dan Rp80.000.000.000,00.

Baca Juga: Duh, Bukannya Untung Malah Buntung, Curi Kabel PLN, Mobil Tersangka Disita sebagai Barang Bukti

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X