• Sabtu, 4 Desember 2021

Jangan Main-Main dengan Semesta Kecil Djenar yang Mahabasah!

- Senin, 25 Oktober 2021 | 12:35 WIB
Ilustrasi (@sekar_mayang)
Ilustrasi (@sekar_mayang)

KLIKANGGARAN-- Siapa yang doyan main-main? Bermain apa saja. Mulai dari main boneka sampai (memper)main(kan) hati orang lain. Mulai dari main sendirian sampai beramai-ramai layaknya bentengan atau gobag sodor.

Semua orang suka bermain, meskipun tidak ingin dibilang main-main jika sesuatu yang dimainkan ternyata tidak lazim. Yah, contohnya bermain-main dengan kelamin seperti yang diceritakan Djenar dalam sebuah cerpen berjudul Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu).

Penggemar cerita basah tentu mengenal nama Djenar Maesa Ayu dengan baik. Di balik kisah hidupnya sendiri yang agak nganu, tidak ada yang meragukan kualitas tulisan Djenar. Iya, Djenar tidak pernah main-main dalam menulis, meskipun kita tahu, ada permainan seru dalam tiap tulisannya.

Baca Juga: Hari Ini KPK Jadwalkan Pemanggilan Istri Dodi Reza, Erini Mutia Yufada

Seperti judul bukunya, kumpulan cerpen ini dibuka dengan karya eksperimental (oh, nyaris semua karya Djenar adalah bentuk eksperimen sebenarnya) bertajuk Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu). Saya sempat menyinggungnya sedikit di dinding Facebook saya.

Teknik yang dipakai Djenar di cerpen tersebut—dan juga sekian judul lainnya—adalah pengulangan. Satu paragraf panjang ia ulang sesuai dengan jumlah sudut pandang dalam kisah. Ada empat mata yang membawakan kisah kepada pembaca: mata si suami, mata teman si suami, mata pacar si suami, dan mata istri si suami.

Mari kita simak pembukaannya.

---

Saya heran, selama lima tahun kami menjalin hubungan, tidak sekali pun terlintas di kepala saya tentang pernikahan. Tapi jika dikatakan hubungan kami hanya main-main, apalagi hanya sebatas hasrat seksual, dengan tegas saya akan menolak. Saya sangat tahu aturan main. Bagi pria semapan saya, hanya dibutuhkan beberapa jam untuk main-main, mulai main mata hingga main kelamin. Bayangkan! Berapa banyak main-main yang bisa saya lakukan dalam lima tahun?

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB

Mengenali Penyakit-Penyakit Batin

Sabtu, 6 November 2021 | 13:45 WIB

Menyamakan Editor dengan Polisi Saltik: Anda Waras?

Selasa, 2 November 2021 | 15:57 WIB

Keikutsertaan Lendir dalam Sebuah Karya Sastra

Selasa, 2 November 2021 | 12:24 WIB

Revolusi Bahasa

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 15:57 WIB

Jangan Meletakkan Kebahagiaan di Mulut Orang

Jumat, 29 Oktober 2021 | 14:03 WIB

Makna Sumpah Pemuda buat Pejabat

Jumat, 29 Oktober 2021 | 06:26 WIB

Makna Sumpah Pemuda buat Milenial Kekinian

Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:39 WIB

MBOK GINAH, LEO KRISTI DAN YEHUDI MENUHIN (2)

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:27 WIB
X