• Kamis, 9 Desember 2021

Relasi Antara Caper, Baper, dan Laper

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:05 WIB
Antara caper, baper, dan laper (Dok.klikanggaran.com/Sekar)
Antara caper, baper, dan laper (Dok.klikanggaran.com/Sekar)

Klikanggaran.com - Apakah kamu pernah caper, baper, dan laper di saat nyaris bersamaan? Bagaimana relasi antara ketiganya terbentuk? Lantas, adakah jalan keluar dari tiga kondisi yang membagongkan tersebut?

Caper adalah akronim dari cari perhatian. Sementera baper adalah badut perang. Eh, ralat. Baper adalah bawa perasaan. Lalu, laper adalah kondisi ketika lambung meminta perlakuan khusus bin spesial agar tidak ada cairan asam yang keluar sia-sia sehingga menimbulkan rasa perih luar biasa ibarat ditinggal pacar pas lagi sayang-sayangnya. Duh!

Ketiga terminologi tersebut jika berdiri sendiri-sendiri tentu akan kurang memberi drama. Caper hanya akan membuat otak lelah. Baper hanya akan membuat hati lelah. Laper hanya akan membuat naga di lambung berontak. Maka, mari kita gabungkan ketiganya untuk membangun drama lucu nan unyu.

Baca Juga: Heboh Bendera Mirip HTI di Meja Pegawai KPK, LSAK: Ini Perlu Diselesaikan Secara Tuntas

Bukalah media so(k)sial langganan kamu. Carilah akun gebetan, lalu berkomentarlah di salah satu posnya. Komentar asal juga tidak apa-apa, tidak perlu relate dengan isi posnya. Yang penting ia melihatmu, membaca keinginanmu membangun komunikasi dengannya.

Kemungkinannya hanya ada dua. Pertama, ia membalas komentarmu. Kamu membalas lagi. Komunikasi terjadi, berlangsung lancar, dan berubah menjadi khidmat saat berpindah ke kotak pesan pribadi. Kamu senang, ia pun mungkin juga senang.

Kedua, ia membalas komentarmu, tetapi dengan kalimat pengunci, yang membuatmu tidak bisa melangkah, membuatmu kehilangan kesempatan membangun komunikasi dengannya. Kecuali, kamu nekat, yang mungkin berlanjut dengan gerakan blokir tanpa ampun darinya. Duh, baper sudah!

Baca Juga: 40 Karyawan PLN yang di-PHK Tuntut Keadilan

Kamu keluar dari media so(k)sial, membuka aplikasi pemutar musik, tetapi lupa belum melakukan perpanjangan biaya langganan. Malas menyetel musik berjeda iklan, akhirnya lari ke YouTube yang juga ada pariwaranya.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengulik Makna Selangkangan

Senin, 6 Desember 2021 | 17:28 WIB

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB

Mengenali Penyakit-Penyakit Batin

Sabtu, 6 November 2021 | 13:45 WIB

Menyamakan Editor dengan Polisi Saltik: Anda Waras?

Selasa, 2 November 2021 | 15:57 WIB

Keikutsertaan Lendir dalam Sebuah Karya Sastra

Selasa, 2 November 2021 | 12:24 WIB

Revolusi Bahasa

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 15:57 WIB

Jangan Meletakkan Kebahagiaan di Mulut Orang

Jumat, 29 Oktober 2021 | 14:03 WIB

Makna Sumpah Pemuda buat Pejabat

Jumat, 29 Oktober 2021 | 06:26 WIB

Makna Sumpah Pemuda buat Milenial Kekinian

Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:39 WIB
X