• Minggu, 5 Desember 2021

Mengapa Artikel Non Fiksi yang Ditulis Para Pegiat Fiksi Cenderung Lebih Enak Dibaca?

- Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
Ilustrasi (Ilustrasi by Moy)
Ilustrasi (Ilustrasi by Moy)

 

Jakarta, Klikanggaran.com-Nyaris semua sudah tahu bahwa tulisan fiksi adalah sesuatu yang dirangkai dan ditulis berdasarkan daya imajinasi penulisnya.

Dalam KBBI daring, fiksi diartikan sebagai cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya); rekaan; khayalan; tidak berdasarkan kenyataan; pernyataan yang hanya berdasarkan khayalan atau pikiran (diakses 9 Oktober 2021).

Indonesia sendiri memiliki ratusan atau bahkan ribuan penulis yang karyanya sudah beredar luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Meskipun begitu, beberapa dari mereka juga menulis artikel non fiksi untuk media, atau sebatas berbagi di laman media sosial masing-masing. Misalnya saja Ayu Utami, Arswendo Atmowiloto, Seno Gumira Ajidarma, dan Yusi Avianto Pareanom.

Baca Juga: Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa, Hari Ini, KPK Panggil Anggota DPRD Muara Enim, Kasman Dkk

Bisa dilihat melalui profil yang beredar di dunia maya, bahwa rata-rata dari mereka berprofesi sebagai wartawan.

Jadi, saya rasa mereka justru lebih dulu menulis non fiksi. Atau mungkin berbarengan. Bukan masalah mana yang lebih dahulu mereka tulis. Yang kita perhatikan di sini adalah cara mereka menyajikan sebuah isu ke dalam tulisan.

Sebagai wartawan, mereka jelas punya akses besar terhadap data dan wawasan. Dengan akses besar itulah mereka menulis, baik fiksi maupun non fiksi.

Hasilnya? Tentu sebuah bacaan yang penuh makna, padat, tetapi sekaligus memanjakan hasrat akan penghiburan—sekali lagi—baik fiksi maupun non fiksi.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: opini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB

Mengenali Penyakit-Penyakit Batin

Sabtu, 6 November 2021 | 13:45 WIB

Menyamakan Editor dengan Polisi Saltik: Anda Waras?

Selasa, 2 November 2021 | 15:57 WIB

Keikutsertaan Lendir dalam Sebuah Karya Sastra

Selasa, 2 November 2021 | 12:24 WIB

Revolusi Bahasa

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 15:57 WIB

Jangan Meletakkan Kebahagiaan di Mulut Orang

Jumat, 29 Oktober 2021 | 14:03 WIB

Makna Sumpah Pemuda buat Pejabat

Jumat, 29 Oktober 2021 | 06:26 WIB

Makna Sumpah Pemuda buat Milenial Kekinian

Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:39 WIB

MBOK GINAH, LEO KRISTI DAN YEHUDI MENUHIN (2)

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:27 WIB
X