• Minggu, 23 Januari 2022

Menyamakan Editor dengan Polisi Saltik: Anda Waras?

- Selasa, 2 November 2021 | 15:57 WIB
Ilustrasi (@sekar_mayang)
Ilustrasi (@sekar_mayang)

KLIKANGGARAN--Bukan satu atau dua kali saya mendapati peristiwa yang membuat saya teringat betapa rapuhnya peran editor dalam sebuah terbitan karya. Dalam artian, ternyata banyak yang masih menyepelekan, masih menganggap editor tak ubahnya tukang koreksi kesalahan tik pada naskah. Pedih, Bun.

Ini juga bukan kali pertama saya mengoceh soal peran editor untuk sebuah terbitan karya. Di Facebook, tidak terhitung rasanya saya mengulang narasi yang sama.

Saya bosan, tetapi apa daya, hal ini harus terus-menerus digaungkan agar tidak ada lagi yang menganggap remeh profesi editor. Bagi yang pernah bekerja sama dengan saya, tentu paham, ocehan ini bukan semata-mata curahan hati yang tidak terdengar. Ini demi tujuan lain yang lebih mulia (tsaaah …).

Baca Juga: 1 Maret Akan Dijadikan Hari Besar Nasional, Ada Peristiwa apa pada 1 Maret?

Gara-garanya adalah semalam. Saya mengobrol dengan seorang sahabat. Setelah agak panjang kali lebar kali tinggi, ia menyebutkan soal hasil suntingan suatu naskah yang tidak dianggap oleh penulisnya. Benak saya lalu melanglang buana, tidak mau pulang.

Lebih dari dua puluh buku pernah saya urusi, ada saja penulis yang terkejut bahwa proses penyuntingan naskah ternyata tidak sesederhana yang selama ini mereka bayangkan. Oh, tentu saja, Ferguso.

Itulah sebabnya tarif editor sebenarnya cukup mahal. Sebab, yang mereka kerjakan bukan melulu memeriksa aksara dan memperbaiki kesalahan tik. Saking mahalnya, sampai-sampai hanya segelintir orang yang memaklumi dan tidak protes saat mendengar nominal yang saya sebutkan.

Baca Juga: Menteri Agama Itu Harus Islam, Kata Gus Yaqut!

Lantas, apa saja sebenarnya peran editor dalam sebuah terbitan karya sastra?

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menikah atau Tidak Menikah?

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:03 WIB

Melepas Keriuhan, Menyambut Keheningan

Selasa, 4 Januari 2022 | 16:27 WIB

Pemikiran Gus Dur dalam Pergerakan PMII

Kamis, 30 Desember 2021 | 19:39 WIB

Relasi Sinergis Nahdlatul Ulama-Partai Gerindra

Minggu, 19 Desember 2021 | 12:42 WIB

Jangan Stigma Negatif Pesantren

Sabtu, 11 Desember 2021 | 21:25 WIB

Mengulik Makna Selangkangan

Senin, 6 Desember 2021 | 17:28 WIB

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB
X