• Sabtu, 2 Juli 2022

Makna Sumpah Pemuda buat Milenial Kekinian

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:39 WIB
Makna Sumpah Pemuda buat Milenial Kekinian (Dok.instagram.com/@sumpahpemuda.indonesia)
Makna Sumpah Pemuda buat Milenial Kekinian (Dok.instagram.com/@sumpahpemuda.indonesia)

Klikanggaran.com - Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini mampu memompa semangat pemuda atau milenial pada saat itu. salah satunya untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia, yang terdiri atas cita-cita akan Tanah Air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia.

Untuk pemuda atau milenial zaman sekarang, apakah sumpah tersebut masih berlaku? Semangat sumpah pemuda yang menggelora tersebut apakah sudah selesai ketika Indonesia sudah meraih cita-citanya? Jawabannya, ikrar tersebut jelas masih berlaku. Terlebih untuk milenial.

Dahulu ikrar sumpah pemuda digunakan untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Sekarang ikrar tersebut digunakan untuk menegaskan keutuhan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia. Selain itu juga untuk menegaskan perjuangan mempertahankan kemerdekaaan Indonesia, khususnya di kalangan pemuda atau milenial.

Baca Juga: Duh, Ada Kerugian Rp1,2 M atas Pengelolaan Biaya Proyek Jasa Kehutanan di PT Inhutani II?

Ada beberapa hal yang bisa dimaknai milenial dari Sumpah Pemuda untuk menyikapi kondisi sekarang. Pertama, Sumpah Pemuda sebagai momentum menjadi milenial yang ber-bhinneka tunggal ika. Yang kedua, Sumpah Pemuda sebagai momentum menjadi milenial yang cinta Tanah Air.

Momentum Menjadi Milenial yang Ber-Bhineka Tunggal Ika

Ini yang sekarang harus diangkat ke permukaan. Cerdas ber-bhinneka tunggal ika. Pasalnya, perang kata-kata di medsos sampai dengan detik ini antarnetizen, yang tentunya salah satunya pemuda atau milenial, cukup menguras energi bangsa.

Sikap tidak mau menghargai perbedaan atau berbeda-beda, tetapi satu jua, masih lemah di kalangan anak muda. Ditambah lagi, panutan atau teladan yang sejatinya terdapat pada sosok orang tua, entah pejabat negara, tokoh ormas, tokoh partai, atau public figure lainnya, juga masih kurang. Bahkan, di antara mereka justru ikut memprovokasi dengan kata-kata yang kurang bijak.

Baca Juga: Perompak Itu Kabur dari Kapal MSC Lucia yang Akan Dibajak ketika Para Marinir Datang Menyerbu

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

23 Juni 2022, UTBK dan Masa Depan NU

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:22 WIB

Dilema Puan Menjadi Presiden

Kamis, 21 April 2022 | 04:39 WIB

Kios SIAPkerja (Kasus BPVP Kabupaten Sidoarjo)

Rabu, 13 April 2022 | 13:33 WIB

Konsep Frasa Crazy Rich dan Orang Kaya

Selasa, 29 Maret 2022 | 16:48 WIB

Mandalika dan Penciptaan Lapangan Kerja

Selasa, 29 Maret 2022 | 13:06 WIB
X