• Senin, 17 Januari 2022

Target Pendapatan PT Waskita Karya di Ruas Jalan Tol Becakayu Sulit Tercapai, Ini Sebabnya

- Kamis, 2 Desember 2021 | 10:18 WIB
Gardu jalan tol Becakayu (Dok.Twitter.com/@Tol_Becakayu)
Gardu jalan tol Becakayu (Dok.Twitter.com/@Tol_Becakayu)

KLIKANGGARAN – Seperti diberitakan sebelumnya, PT Waskita Karya Toll Road (PT WTR) memiliki dua ruas jalan tol yang telah beroperasi. Salah satunya adalah Ruas Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Becakayu Seksi 1.B-C.

Kedua ruas jalan tol milik PT Waskita Karya Toll Road (PT WTR) telah diakuisisi pada tahun 2014.

Sebelum melakukan akuisisi, baik PT Waskita Karya maupun PT WTR belum memiliki pengalaman yang memadai untuk mengoperasikan jalan tol. Unit kerja yang melakukan analisa atas risiko pun belum terbentuk.

Kondisi tersebut membuat PT Waskita Karya dan PT WTR belum melakukan kajian yang mendalam. Antara lain terhadap risiko operasional jalan tol seperti risiko transaksi, risiko lalu lintas, dan risiko konstruksi.

Baca Juga: Soal Irigasi Kurri Kurri Kasambi, Suaib Perintahkan DPUTRPKP2 Lakukan Penanganan Darurat

PT KKDM telah mengoperasikan ruas tol Becakayu Seksi I.B dan I.C sepanjang 8,69 km sejak Desember 2017. Sedangkan Ruas Tol Seksi I.A sepanjang 3,19 km sedang dalam proses pembangunan, dan sampai dengan tanggal 31 Maret 2018, progres fisik telah mencapai 99,84%.

Hasil pemeriksaan dokumen dan observasi lapangan terkait dengan operasional jalan tol Becakayu Seksi I.B dan Seksi I.C diketahui hal-hal sebagai berikut:

a) RKAP tahun 2017 PT KKDM menargetkan volume lalu lintas September-Desember 2017 untuk Seksi I.B dan Seksi I.C sebesar Rp3.674.396 kendaraan. Target lain pendapatan tol sebesar Rp30.501.952.000,00.

Akan tetapi, laporan laba rugi PT KKDM mencatat realisasi pendapatan operasional tol pada bulan Desember 2017 hanya sebesar Rp3.375.512.000,00 atas jumlah kendaraan sebanyak 7.762 unit. Dengan demikian realisasi hanya mencapai 11,07% dari target yang telah ditetapkan.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proyek Kemenhub di BTP Jabar Kurang Volume Rp273 Juta

Minggu, 16 Januari 2022 | 05:38 WIB

Ketua Bawaslu Muratara Diperiksa Terkait Dana Hibah

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:26 WIB
X