• Senin, 15 Agustus 2022

Gurihnya Jamuan Bisnis di PT Rajawali Nusindo Kurang Didukung Bukti Kuat

- Minggu, 5 Juni 2022 | 20:28 WIB
Gambar hanya ilustrasi (Pixabay/qaisermanzoor786 )
Gambar hanya ilustrasi (Pixabay/qaisermanzoor786 )

KLIKANGGARAN-- Mekanisme pengeluaran dan pertanggungjawaban kas pada PT Rajawali Nusindo (PT RN) diatur berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor: 245/SK/Nus.01/V/08 tanggal 6 Mei 2008 tentang Standard Operating Procedure (SOP) Pengelolaan Keuangan Kantor Pusat dan Kantor Cabang PT Rajawali Nusindo.

SOP tersebut menetapkan bahwa pengeluaran kas/bank pada Kantor Pusat dan Kantor Cabang PT Rajawali Nusindo dibagi menjadi dua kategori yakni pengeluaran biaya yang menyertakan bukti pendukung dan pengeluaran biaya yang tidak menyertakan bukti pendukung.

Sebagai ganti bukti pendukung untuk pengeluaran biaya tanpa bukti, biasanya PT Rajawali Nusindo mendokumentasikan dengan kwitansi atau formulir pengeluaran internal tanpa bukti eksternal.

Baca Juga: Serangan Udara Rusia Hancurkan Tank yang Dipasok Asing di Kiev

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) No. LHP: 03/AUDITAMA VII/PDTT/01/2022 Tanggal: 21 Januari 2022, dijelaskan bahwa sesuai dengan Lampiran SOP Pengelolaan Keuangan pada kantor pusat, kebijakan otorisasi terhadap kedua kategori pengeluaran biaya tersebut dipisahkan.

Lalu, LHP BPK itu juga mengungkapkan bahwa otorisasi pengeluaran dengan bukti pendukung selain biaya pemasaran/distribusi dilakukan oleh GM Akuntansi Keuangan, sedangkan otorisasi pengeluaran untuk biaya pemasaran/distribusi yang didukung bukti pendukung maupun tidak didukung bukti pendukung diotorisasi oleh Direksi.

Pada kantor cabang, semua jenis pengeluaran yang didukung bukti pendukung maupun tanpa bukti pendukung diotorisasi oleh Kepala Cabang.

Baca Juga: Ernest Prakasa Trending di Twitter sebab Formula E, Cuitannya Langsung dihapus

Berdasarkan keterangan SEVP Keuangan dan SDM serta Manajer Akuntansi menyampaikan bahwa untuk kegiatan perjamuan bisnis dan promosi dalam akuntansi dicatat pada kelompok akun 84xxxx Beban Penjualan dan Distribusi, dalam hal ini akun 841002 untuk Biaya Distribusi dan akun 841003 untuk Sponsor dan Seminar.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: LHP BPK

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X