• Selasa, 29 November 2022

Muhammad Brilian: Dinas Pariwisata Penyumbang Terbesar PAD Kota Pagar Alam

- Jumat, 3 Juni 2022 | 17:10 WIB
Gambar hanya ilustrasi (dok. klikanggaran)
Gambar hanya ilustrasi (dok. klikanggaran)


KLIKANGGARAN - Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagar Alam Sumatera Selatan Muhammad Brilian Aristopani, M.Sc menegaskan bahwa kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disumbang dinasnya merupakan yang terbesar diantara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam.

Meskipun dirinya tidak merinci secara detail berapa besaran kontribusi PAD Kota Pagar Alam yang disumbang Dinas Pariwisata, namun Brilian menyebut lebih dari satu milyar rupiah.

"Untuk PAD Kota Pagar Alam, Dinas Pariwisata menjadi penyumbang terbesar diantara OPD lainnya, di atas satu milyar rupiah pertahunnya," jelas Brilian, saat dibincangai awak media diruang kerjanya, Kamis (2/6/22).

Baca Juga: Interpol: Senjata yang Dikirim Barat ke Ukraina Bisa Jatuh ke Tangan Penjahat

Ditambahkannya, PAD yang terkumpul didinasnya bersumber dari retribusi wisatawan yang memasuki kawasan wisata Perkebunan Teh Gunung Dempo yang jumlah rupiahnya belun dirinci, kontrak kerjasama dengan pihak ketiga beberapa aset kekayaan milik daerah yang dikelola Dinas Pariwisata seperti Hotel dan Villa Gunung Gare, Villa Eks MTQ dan Villa Besemah.

Untuk Villa dan Hotel Gunung Gare dipatok kontrak 37 juta rupiah perbulan atau 444 juta rupiah pertahun, sedangkan untuk Villa Eks MTQ dibndrol 12 juta rupiah perbulan atau 144 juta rupiah pertahun dan Villa Besemah 16 juta rupiah perbulan atau 192 juta rupiah pertahunnya.

Sehingga, PAD yang disumbang Dinas Pariwisata Kota Pagar Alam dari hasil pengelolaan kekayaan daerah pertahunnya sebesar 780 juta rupiah.

Baca Juga: Inilah Profil Greysia Polii yang Telah Resmi Umumkan Gantung Raket, Bukan Pebulutangkis Biasa!

"Sumber PAD Dinas Pariwisata dari hasil pengelolaan aset dan kekayaan daerah seperti Hotel dan Villa Gunung Gare, Villa Eks MTQ dan Villa Besemah, total kontrak pertahun dengan pihak ketiga sebesar 780 juta rupiah. Untuk hasil retribusi masih kami hitung," tambah Kadispar.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Terkini

X