• Selasa, 24 Mei 2022

Perubahan Biaya Investasi PT Waskita Karya atas Tiga Ruas Jalan Tol Ini Menyumbang Tingginya Tarif Tol?

- Jumat, 26 November 2021 | 15:50 WIB
Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Dok.Twitter.com/ @Tol_Becakayu)
Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Dok.Twitter.com/ @Tol_Becakayu)

Hasil pemeriksaan atas dokumen PPJT diketahui, terdapat minimal tiga BUJT yang melakukan usulan perubahan nilai investasi kepada BPJT pada saat pembangunan konstruksi telah dimulai dan sedang berjalan. Kenaikan biaya antara lain pada:

a. Kenaikan Biaya Konstruksi Jalan Tol Becakayu Seksi I dan Seksi II

b. Kenaikan Biaya Konstruksi Jalan Tol Pejagan-Pemalang

c. Kenaikan Biaya Konstruksi Jalan Tol Pemalang-Batang

Permasalahan di atas mengakibatkan pengendalian nilai investasi konstruksi sebagai salah satu komponen pembentuk tarif tol awal tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal tersebut disebabkan:

Baca Juga: Heboh Adik Vanessa Angel Nyanyikan Lagu 'Kemarin' Milik Seventen, Begini Tanggapan Penyanyi Aslinya

a. BUJT PT KKDM, PT PPTR, dan PT PBTR tidak mematuhi kesepakatan yang telah dituangkan dalam PPJT dan Berita Acara;

b. BUJT PT PPTR tidak memiliki RTA saat memulai pekerjaan konstruksi.

Atas permasalahan tersebut, PT Waskita Karya sependapat dengan penjelasan bahwa pengajuan perubahan nilai investasi memang dilakukan setelah pelaksanaan sesuai dengan kebijakan BPJT. Dan, seluruh perubahan dijadikan Berita Acara Kesepakatan di akhir masa konstruksi.

Menurut PT Waskita Karya, hal tersebut dilakukan karena proses Berita Acara Kesepakatan sangat panjang dan memerlukan persetujuan Menteri. Namun demikian, PT KKDM, PT PPTR, dan PT PBTR selalu memulai konstruksi setelah ada persetujuan perubahan atau perintah perubahan. Baik melalui lembar asistensi maupun notulensi rapat.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X