• Rabu, 29 Juni 2022

Sekilas tentang Waskita Karya, Kondisi Keuangan Perusahaan

- Jumat, 12 November 2021 | 11:41 WIB
Waskita Karya dan sekilas kondisi keuangannya (Dok.Twitter.com/@waskita_karya)
Waskita Karya dan sekilas kondisi keuangannya (Dok.Twitter.com/@waskita_karya)

KLIKANGGARAN – Tingkat kesehatan keuangan Waskita Karya tahun 2014 s.d. 2017 masing-masing adalah sehat/baik. Opini atas laporan keuangan perusahaan adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Peningkatan signifikan nilai Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Waskita Karya dimulai pada tahun 2015. Ketika itu Direksi menetapkan kebijakan untuk melakukan transformasi bisnis berupa ekspansi ke bisnis investasi jalan tol.

Nilai Aset Tidak Lancar yang meningkat 495% di tahun 2015 merupakan konsolidasi atas aset hak konsesi BUJT yang diakuisisi oleh Waskita Karya.

Peningkatan nilai Aset yang berbanding lurus dengan peningkatan Liabilitas di tahun 2015, 2016, dan 2017 menunjukkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan dana ekspansi bisnis tersebut, Waskita Karya memanfaatkan pinjaman dari pihak perbankan maupun pinjaman non-lembaga keuangan.

Baca Juga: Avanza Veloz Tawarkan Fitur dan Teknologi Tercanggih di Kelasnya

Pada tahun 2015, nilai Ekuitas mengalami kenaikan dibanding tahun 2014 karena PT Waskita Karya memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN).

Masih pada tahun 2015, PT Waskita Karya Toll Road (PT WTR) mengalami peningkatan aset lancar signifikan yaitu pada kas dan setara kas karena PT Waskita Karya meningkatkan modal disetor dan BUJT yang merupakan anak perusahaan PT WTR memperoleh pinjaman dari bank sindikasi.

Pada tahun 2016, ekuitas PT WTR hanya meningkat sebesar 20,96%, cukup rendah dibandingkan dengan peningkatan ekuitas di tahun 2015. Hal ini karena pada tahun 2015 PT WTR membutuhkan peningkatan modal disetor untuk melaksanakan akuisisi tujuh BUJT, yang seluruh dananya bersumber dari PMN Pemerintah kepada PT Waskita Karya.

Peningkatan pendapatan PT Waskita Karya mulai terlihat sejak melaksanakan ekspansi untuk mendapatkan proyek jalan tol pada tahun 2014. Tahun 2017, pendapatan meningkat signifikan yaitu sebesar Rp45.212,897 miliar dari sebelumnya Rp23.788,322 miliar di tahun 2016.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X