• Selasa, 24 Mei 2022

Beberapa Nama Ruas Jalan Dalam Proyek Tahun Jamak Ogan Ilir 2007-2010

- Jumat, 12 November 2021 | 06:50 WIB
Komplek perkantoran Pemkab Ogan Ilir  (Dok.Kabarsumatera)
Komplek perkantoran Pemkab Ogan Ilir (Dok.Kabarsumatera)

KLIKANGGARAN-- Dugaan korupsi pada proyek tahun jamak 2007-2010 Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan mencuat ke permukaan publik Sumsel.

Ir Feri Kurniawan, pegiat antikorupsi Sumsel, yang mempertanyakan perihal Penyelidikan dugaan mega korupsi proyek tahun jamak Kabupaten Ogan Ilir tahun 2007 - 2010. Pada dugaan korupsi tersebut, menurut Feri negara berpotensi merugi sekitar Rp103 miliar lebih.

Dugaan Mega korupsi tahun jamak Ogan Ilir 2007-2010 ditengarai karena adanya dugaan anggaran APBD siluman pada tahun 2010. Dugaan korupsi tersebut kata Feri kini tengah bergulir di Kejagung.

Baca Juga: Rony Dozer Meninggal Dunia Karena Serangan Jantung

"Dugaan mega korupsi tahun jamak Ogan Ilir 2007-2010 sangat menyesakkan dada karena potensi kerugian negara ratusan miliar rupiah", kata Feri Kurniawan seperti pernyataannya yang diterima Klikanggaran.com, Kamis (11/11/21).

Klikanggaran.com selaku portal berita yang juga konsen mengawal anggaran di Indonesia. Tertarik mencari tahu perihal proyek yang disebut tahun jamak.

Dari penelusuran Klikanggaran, pembangunan dan peningkatan jalan kabupaten tahun jamak (multy years) dilaksanakan sejak tahun anggaran 2007 sampai dengan 2010. Salah satu paket pekerjaan tersebut adalah kegiatan pembangunan dan peningkatan jalan kabupaten paket IV tahun jamak yang dilaksanakan oleh PT WMM.

Baca Juga: Anak Penyanyi Senior Nia Daniaty, Olivia Nathania Tersangka dan Langsung Ditahan Kasus Penipuan CPNS Fiktif

Pekerjaan sesuai kontrak induk Nomor 101/PU-BM.P-PK.PK/JAMAK/OI/V/2007 tanggal 31 Mei 2007, senilai Rp40.444.648.000,00, selama 1440 hari kalender. Jaminan pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak atau sebesar Rp2.022.232.400,00.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X