• Rabu, 8 Desember 2021

Penyelidikan Dugaan Mega Korupsi Ratusan Miliar Tahun Jamak Ogan Ilir 2007 - 2010 Seperti Jalan di Tempat

- Kamis, 11 November 2021 | 08:16 WIB
Pegiat antikorupsi Sumsel, Ir Feri Kurniawan (dok.Klikanggaran/BudiS)
Pegiat antikorupsi Sumsel, Ir Feri Kurniawan (dok.Klikanggaran/BudiS)

KLIKANGGARAN-- Pegiat antikorupsi Sumsel, Ir Feri Kurniawan mempertanyakan Penyelidikan dugaan mega korupsi proyek tahun jamak Kabupaten Ogan Ilir tahun 2007 - 2010. Dimana pada dugaan korupsi tersebut negara berpotensi merugi sekitar Rp103 miliar lebih.

Dugaan Mega korupsi tahun jamak Ogan Ilir 2007-20210 ditengarai karena adanya dugaan anggaran APBD siluman pada tahun 2010. Dugaan korupsi tersebut kata Feri kini tengah bergulir di Kejagung.

"Dugaan mega korupsi tahun jamak Ogan Ilir 2007 - 2010 sangat menyesakkan dada karena potensi kerugian negara ratusan miliar rupiah", kata Feri Kurniawan pada Klikanggaran.com, Kamis (11/11/21).

Baca Juga: Kejaksaan Jombang Tunjuk Tiga Jaksa setelah Sopir Vannesa Angel jadi Tersangka kasus Kecelakaan Tunggal

"Namun sepertinya Kejagung belum mampu untuk menindak lanjuti walaupun data yang telah diserahkan anak - anak mahasiswa terkait dugaan Korupsi Tahun jamak Ogan Ilir 2007-2010 sudah bisa untuk memulai penyelidikan", sambung Feri.

Feri menilai, ada kesan Kejaksaan tebang pilih dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan menyebabkan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum makin menipis.

"Selaku pegiat anti korupsi saya sangat sedih dan miris bila melihat mangkraknya perkara dugaan mega korupsi ini.

Baca Juga: Pengadaan Diamonium Phosphate Terlambat, Pupuk Kaltim Belum Kenakan Denda pada Rekanan?

"Sementara perkara korupsi di Ogan Ilir yang nilai kerugiannya di bawah Rp5 miliar banyak yang di sidang," timpal Feri.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X