• Selasa, 27 September 2022

9 Tahun Berdiri, Potensi PALI Untuk Jadi Brunei Kedua Bukanlah Angin Surga Belaka

- Sabtu, 16 April 2022 | 22:48 WIB
Pintu gerbang masuk Kabupaten PALI  (Dok.BudiS)
Pintu gerbang masuk Kabupaten PALI (Dok.BudiS)

KLIKANGGARAN-- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2013, dimana Ir H Heri Amalindo adalah Penjabat Bupati PALI yang dilantik oleh Mendagri kala itu, Gamawan Fauzi pada 22 April 2013.

Pada awal mula Kabupaten PALI dimekarkan, muncul anggapan publik kala itu, jika Kabupaten PALI nantinya akan menjadi Brunei Darussalam kedua. Ya, Brunei Darussalam adalah sebuah negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara yang memiliki produk domestik bruto per kapita terbesar kelima di dunia dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Sementara itu, majalah Forbes menempatkan Kerajaan Brunei sebagai negara terkaya kelima dari 182 negara karena memiliki ladang minyak bumi dan gas alam yang luas.

Ungkapan Kabupaten PALI akan menjadi Brunei Darussalam kedua adalah bentuk kesadaran publik saat itu jika Kabupaten PALI merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam seperti pertanian, perkebunan dan minyak bumi, sehingga diyakini akan mampu untuk mengelola rumah tangganya sendiri untuk sejajar dengan kabupaten/kota yang notabene lebih dulu berdiri di Sumsel.

Potensi Kabupaten PALI untuk menjadi Brunei Darussalam kedua bukanlah angin surga belaka, hal itu merujuk pada beberapa fakta tentang daerah yang kental berbahasa menggunakan akhiran huruf E ini.

Baca Juga: Inilah Kaharuddin, Ketua BEM SI dan Aksi Demo 11 April 2022 yang Disuruh Belajar kepada Aktivis 98, Trending!

Fakta-fakta pendorong tersebut seperti Kabupaten PALI adalah salah satu daerah segitiga emas di Sumatera Selatan yang diapit oleh beberapa kabupaten/kota lainnya, seperti Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Musi Banyuasin, Kabupaten Muara Enim, dan Kota Prabumulih.

Bahkan, wacana Kabupaten PALI menjadi kawasan perlintasan antar kabupaten/kota di Sumsel sudah dicanangkan oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru dengan dimulainya pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan yang menghubungkan akses Kabupaten Musi Rawas dengan Kabupaten PALI.

Fakta lainnya, adalah fakta sejarah yang menunjukkan jika Kabupaten PALI dahulunya sudah terkenal di seantero negeri. Hal ini tidak terlepas dari Kabupaten PALI sebagai daerah penghasil minyak yang berpusat di Talang Akar Pendopo, Kecamatan Talang Ubi jauh sebelum Indonesia memerdekakan diri pada tahun 1945. Jejak-jejak eksistensi kejayaan PALI tempo doeloe itu bahkan bisa kita saksikan hingga saat ini, seperti peninggalan Eks Bandara Stanvac, Kompleks Pertamina, dan Lapangan Golf di Kota Pendopo, PALI.

Baca Juga: Siapa Jonathan Alden yang Trending di Twitter? Inilah Profil Singkatnya

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Napoleon Saja Dikalahkan Rusia, Apalagi...

Senin, 19 September 2022 | 21:38 WIB

Pesantren, Pseudo Pesantren, dan Tantangannya

Jumat, 16 September 2022 | 21:26 WIB

Cara Menghadirkan Sebanyak Mungkin Polisi di Lapangan

Kamis, 25 Agustus 2022 | 08:07 WIB

Pemilu 2024 dan Pendidikan Politik Kaum Milenial

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:22 WIB

Refleksi Hari Kemerdekaan, Kaum Muda Bisa Apa?

Rabu, 17 Agustus 2022 | 21:38 WIB

SATGASSUS

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:45 WIB

23 Juni 2022, UTBK dan Masa Depan NU

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:22 WIB
X