• Minggu, 28 November 2021

Belum Ada SOP Benda Titipan, BPK Temukan Piutang Gratifikasi Berupa ATM Mandiri di KPK

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 20:11 WIB
Temukan Piutang Gratifikasi Berupa ATM Mandiri di KPK (Dok.twitter.com/@kpk_ri)
Temukan Piutang Gratifikasi Berupa ATM Mandiri di KPK (Dok.twitter.com/@kpk_ri)

a. Ketidakselarasan Desain dan Implementasi Pengelolaan Benda/Barang Titipan di Tahap Penyelidikan

b. Belum Terdapat Prosedur yang Mengatur Secara Teknis atas Pengelolaan Benda Titipan di Tahap Penyelidikan

Hal tersebut mengakibatkan:

Baca Juga: Xi Jinping Mau Ekspor Komunisme ke Indonesia Pakai Politik Living Room, kata Amien Rais, Seperti Apa sih?

a. Pelaksanaan pengelolaan benda/barang titipan di tahap penyelidikan menjadi belum terukur dan belum dapat dievaluasi kinerjanya secara akurat;

b. Ketidakkonsistenan pelaksanaan dengan SOP sehingga informasi barang titipan dalam tahap penyelidikan menjadi kurang akurat dan transparan.

Hal tersebut terjadi karena Direktorat Penyelidikan belum optimal dalam melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap pengelolaan benda/barang titipan yang masih dikuasai oleh penyelidik/satgas penyelidikan.

Atas permasalahan tersebut, KPK melalui Deputi Penindakan dan Eksekusi menanggapi bahwa Kedeputian Penindakan dan Eksekusi menerima temuan tersebut dan akan menindaklanjuti sesuai rekomendasi BPK.

Baca Juga: Kapolri Siap Rekrut Novel Baswedan dkk, Irjen Argo: Ini Bukan Jebakan

BPK merekomendasikan kepada Ketua KPK agar menginstruksikan Deputi Penindakan dan Eksekusi untuk menetapkan SOP yang mengatur mekanisme pengelolaan benda titipan di tahap penyelidikan dan menginventarisir data benda titipan yang ada pada kasatgas, termasuk pendokumentasian STPB dan STPU yang transparan.*

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CBA Soroti DAK Muratara Tahun 2020, Berdampak Pinalti?

Jumat, 19 November 2021 | 20:48 WIB
X