• Minggu, 28 November 2021

Kapolri Siap Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, LSAK: Asalannya Harus Gamblang

- Rabu, 29 September 2021 | 13:02 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok.humas.polri.go.id)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok.humas.polri.go.id)

Jakarta, Klikanggaran.com - Terkait polemik 56 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan siap memberikan solusi.

Solusi dimaksud Kapolri adalah merekrut 56 pegawai yang tak lolos itu untuk menjadi aparatur negeri sipil (ASN) di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Bareskrim.

“Hari Jumat yang lalu, saya telah berkirim surat kepada Bapak Presiden untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya di Tipikor (tindak pidana korupsi),” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Papua, Selasa, 28 September 2021.

Baca Juga: Atasi Banjir, Salah Satunya Butuh Sumur Resapan, tapi Pemprov DKI Jakarta Tak Punya Datanya?

Tugas-tugas yang dimaksud Kapolri adalah tugas-tugas tambahan terkait dengan upaya-upaya pencegahan dan ada upaya-upaya lain yang harus dilakukan dalam rangka mengawal penanggulangan Covid-19. Termasuk tugas menyangkut pemulihan ekonomi nasional serta kebijakan-kebijakan strategis yang lain

Atas pernyataan Kapolri tersebut, Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) memberikan komentarnya.

Menurut Ahmad Aron Hariri, Peneliti LSAK, niat Kapolri merekrut 56 TMS di TWK KPK ini harus dipertanyakan dasar hukumnya, bahkan motifnya.

Baca Juga: Soal Legal Standing LPPHI, Kuasa Hukum Chevron, SKK Migas, Menteri LHK, dan DLHK Riau Dinilai Ngawur

“Kapolri harus menjelaskan dengan gamblang alasan Polri dan prosedur di Polri bagaimana. Tidak boleh gegabah sebab rekrutmen ASN Polri ada syaratnya,” tutur Ahmad Aron pada klikanggaran.com di Jakarta, Rabu, 29 September 2021.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X