• Minggu, 23 Januari 2022

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

- Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB
Penulis artikel: Warsini (Klikanggaran/Ist.)
Penulis artikel: Warsini (Klikanggaran/Ist.)

KLIKANGGARAN--Melakukan perencanaan tenaga kerja atau perencanaan SDM dalam sebuah perusahaan merupakan hal yang penting dan harus dilakukan secara maksimal. Jika perusahaan tidak melakukan perencanaan dengan benar, maka perusahaan akan sulit untuk berkembang serta bersaing dengan kompetitornya. Maka dari itu perencanaan SDM menjadi elemen perusahaan yang sangat penting untuk mempertahankan keunggulan kompetitif dan mengurangi pergantian karyawan.

Perencanaan SDM adalah perencanaan yang yang sistematis untuk meramalkan kebutuhan pegawai (demand) dan ketersediaan(supply) pada masa yang akan datang, baik jumlah maupun jenisnya sehingga departemen SDM dapat merencanakan pelaksanaan rekrutmen, seleksi, pelatihan, dan aktivitas lain dengan baik (William B. Werther dan Keith Davis.)

Perencanaan Tenaga Kerja (SDM) bisa juga di artikan sebagai proses guna menjamin kontinuitas ketersediaan tenaga kerja dengan keterampilan, kemampuan serta pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Baca Juga: Marcus/Kevin Maju ke Semi Final Indonesia Masters 2021, Bertemu Ganda Putra Malaysia di Semi Final

Tujuan dilakukannya perencanaan SDM adalah untuk memastikan kesesuaian antara tenaga kerja dan pekerjaan, baik dari segi jumlah maupun kualitas yang dibutuhkan. Proses ini didasari oleh supply dan demand dalam konteks SDM perusahaan.

Perencanaan Tenaga kerja ini dilakukan untuk menjami kelangsungan usaha/bisnis suatu organisasi/perusahaan melalui program kepegawaian yang terarah, sehingga pendayagunaan pegawai dapat dilakukan secara efisien, ekonomis dan efektif.

Hasil Perencanaan Tenaga Kerja di perusahaan yang selanjutnya disebut Perencanaan Tenaga kerja Mikro di perusahaan, juga dapat meningkatkan kecermatan dan penghematan pembiayaan (cost) dan tenaga dalam pelaksanaan rekrutmen, seleksi dan penempatan.

Dengan demikian, pembiayaan (cost) dapat dihemat, karena melalui ketepatan penempatan tidak akan terjadi penempatan yang keliru, sehingga tidak perlu menyediakan pembiayaan untuk mengangkat atau menambah Sumber Daya Manusia dari sumber eksternal, jika masih tersedia dari sumber internal yang memenuhi kualifikasi untuk mengisi kekosongan.

Baca Juga: Mobil Listrik China Ini Lebih Unggul Dibanding Mobil Tesla?

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menikah atau Tidak Menikah?

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:03 WIB

Melepas Keriuhan, Menyambut Keheningan

Selasa, 4 Januari 2022 | 16:27 WIB

Pemikiran Gus Dur dalam Pergerakan PMII

Kamis, 30 Desember 2021 | 19:39 WIB

Relasi Sinergis Nahdlatul Ulama-Partai Gerindra

Minggu, 19 Desember 2021 | 12:42 WIB

Jangan Stigma Negatif Pesantren

Sabtu, 11 Desember 2021 | 21:25 WIB

Mengulik Makna Selangkangan

Senin, 6 Desember 2021 | 17:28 WIB

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB
X