• Selasa, 16 Agustus 2022

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

- Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB
Penulis artikel: Warsini (Klikanggaran/Ist.)
Penulis artikel: Warsini (Klikanggaran/Ist.)

KLIKANGGARAN--Melakukan perencanaan tenaga kerja atau perencanaan SDM dalam sebuah perusahaan merupakan hal yang penting dan harus dilakukan secara maksimal. Jika perusahaan tidak melakukan perencanaan dengan benar, maka perusahaan akan sulit untuk berkembang serta bersaing dengan kompetitornya. Maka dari itu perencanaan SDM menjadi elemen perusahaan yang sangat penting untuk mempertahankan keunggulan kompetitif dan mengurangi pergantian karyawan.

Perencanaan SDM adalah perencanaan yang yang sistematis untuk meramalkan kebutuhan pegawai (demand) dan ketersediaan(supply) pada masa yang akan datang, baik jumlah maupun jenisnya sehingga departemen SDM dapat merencanakan pelaksanaan rekrutmen, seleksi, pelatihan, dan aktivitas lain dengan baik (William B. Werther dan Keith Davis.)

Perencanaan Tenaga Kerja (SDM) bisa juga di artikan sebagai proses guna menjamin kontinuitas ketersediaan tenaga kerja dengan keterampilan, kemampuan serta pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Baca Juga: Marcus/Kevin Maju ke Semi Final Indonesia Masters 2021, Bertemu Ganda Putra Malaysia di Semi Final

Tujuan dilakukannya perencanaan SDM adalah untuk memastikan kesesuaian antara tenaga kerja dan pekerjaan, baik dari segi jumlah maupun kualitas yang dibutuhkan. Proses ini didasari oleh supply dan demand dalam konteks SDM perusahaan.

Perencanaan Tenaga kerja ini dilakukan untuk menjami kelangsungan usaha/bisnis suatu organisasi/perusahaan melalui program kepegawaian yang terarah, sehingga pendayagunaan pegawai dapat dilakukan secara efisien, ekonomis dan efektif.

Hasil Perencanaan Tenaga Kerja di perusahaan yang selanjutnya disebut Perencanaan Tenaga kerja Mikro di perusahaan, juga dapat meningkatkan kecermatan dan penghematan pembiayaan (cost) dan tenaga dalam pelaksanaan rekrutmen, seleksi dan penempatan.

Dengan demikian, pembiayaan (cost) dapat dihemat, karena melalui ketepatan penempatan tidak akan terjadi penempatan yang keliru, sehingga tidak perlu menyediakan pembiayaan untuk mengangkat atau menambah Sumber Daya Manusia dari sumber eksternal, jika masih tersedia dari sumber internal yang memenuhi kualifikasi untuk mengisi kekosongan.

Baca Juga: Mobil Listrik China Ini Lebih Unggul Dibanding Mobil Tesla?

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SATGASSUS

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:45 WIB

23 Juni 2022, UTBK dan Masa Depan NU

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:22 WIB

Dilema Puan Menjadi Presiden

Kamis, 21 April 2022 | 04:39 WIB

Kios SIAPkerja (Kasus BPVP Kabupaten Sidoarjo)

Rabu, 13 April 2022 | 13:33 WIB

Konsep Frasa Crazy Rich dan Orang Kaya

Selasa, 29 Maret 2022 | 16:48 WIB

Mandalika dan Penciptaan Lapangan Kerja

Selasa, 29 Maret 2022 | 13:06 WIB
X