• Rabu, 26 Januari 2022

Nurdin Abdullah Dijebloskan ke Sukamiskin atas Kasus Suap dan Gratifikasi, Begini Prosesnya

- Kamis, 16 Desember 2021 | 20:57 WIB
Nurdin Abdullah ketika masih menjabat Gubernur Sulsel (Instagram/nurdin.abdullah)
Nurdin Abdullah ketika masih menjabat Gubernur Sulsel (Instagram/nurdin.abdullah)

KLIKANGGARAN -- Nurdin Abdullah, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif diekskusi KPK ke Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung.

Dikabarkan Nurdin Abdullah akan menjalani hukuman 5 tahun penjara di kasus suap dan gratifikasi dari sejumlah kontraktor proyek di Sulsel.

Diterangkan oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri eksekusi terhadap Nurdin berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Makassar Nomor : 45/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Mks tertanggal 29 November 2021 yang telah berkekuatan hukum tetap.

"Terpidana akan mendekam di Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung untuk menjalani pidana penjara selama 5 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," kata Ali kepada wartawan, Kamis, 16 Desember 2021.

Baca Juga: Desa Bantimurung Luwu Utara Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kategori Menuju Informatif

Ali Fikri juga mengungkapkan bahwa Nurdin dibebani membayar denda Rp 500 juta yang apabila pidana denda itu tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.

"Selain itu, pembebanan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp 2,1 miliar dan SGD 350 ribu dengan ketentuan apabila tidak dibayar paling lama 1 bulan setelah putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dirampas untuk menutupi kerugian negara tersebut," sambung Ali Fikri.

"Dan apabila harta bendanya tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti akan diganti dengan pidana penjara selama 10 bulan," tambahnya.

Baca Juga: Gedung KPI di Cikini dan Tanjung Priok Milik Pelaut, Bukan Pengurus yang Sesukanya Menguasai

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X