Pola Kebut Akhir Tahun , CBA Dorong KPK Berikan Perhatian Khusus ke Pemrov Sumsel Soal Proyek Infrastruktur

- Selasa, 14 Desember 2021 | 05:19 WIB
Jajang Nurjaman (Klikanggaran/BudiS)
Jajang Nurjaman (Klikanggaran/BudiS)

KLIKANGGARAN-- Koordinator Center Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman mendorong APH khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian khusus ke Pemrov Sumsel utamanya soal pekerjaan proyek infrastruktur.

Hal itu tidak terlepas dari besarnya potensi kebocoran anggaran pada pekerjaan proyek infrastruktur di Pemprov Sumsel.

"Dengan track record kebocoran anggaran Pemprov Sumsel di tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp89 miliar khusus di infrastruktur, juga potensi penyelewengan anggaran belanja infrastruktur Pemprov Sumsel khusus di tahun 2021 paling tinggi," kata Jajang mengawali catatannya seperti diterima Klikanggaran.com, Senin malam, 13 Desember 2021.

Baca Juga: DPRD PALI Gelar Rapat Paripurna Malam Hari, Apa Yang Mereka Bahas? Simak!

Misalnya, Jajang melanjutkan serapan pos belanja modal yang terkait infrastruktur per 13 Desember 2021 baru 56,40 % atau Rp1,1 triliun dari target Rp1,9 triliun.

"Belanja modal Pemprov Sumsel yang akan digeber kurang dari 1 bulan untuk tahun ini kurang lebih Rp800 miliar, hal ini sangat berpotensi kebocoran dan penyelewengan," ulas Jajang.

Hal yang wajar, kata Jajang Nurjaman jika potensi penyelewengan belanja infrastruktur Pemprov Sumsel sangat tinggi, karena pola belanja seperti pakai mode Sangkuriang atau dikebut di akhir tahun.***

Apabila artikel ini menarik, mohon bantuan untuk  men-share-kannya kepada teman-teman Anda, terima kasih.

Baca Juga: Menuntut Bupati Kampar Mundur, Forum Mahasiswa dan Pedagang Gelar Aksi di Tiga Lokasi

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X