• Selasa, 24 Mei 2022

Cerbung Kabut Pembatas Dua Dunia

- Jumat, 17 Desember 2021 | 20:05 WIB
Cerbung: Kabut Pembatas Dua Dunia (Dok.pexels.com/BobPrice)
Cerbung: Kabut Pembatas Dua Dunia (Dok.pexels.com/BobPrice)

KLIKANGGARAN – Selamat malam, pembaca. Bertemu saya lagi dengan cerbung dan puisi. Cerbung ini bagian dari buku lama saya berjudul Jejak.

Saya tayangkan kembali di sini sebagai cerbung agar pembaca bisa juga menikmatinya. Semoga dapat menemani pembaca mengisi sisa hari ini.

Seperti biasa, tiap cerbung saya awali dengan puisi. Saya berharap puisi-puisi itu bisa sedikit mewakili isi cerita, tentu aja dengan diksi dan rima berbeda.

Cerbung berjudul Kabut Pembatas Dua Dunia ini berkisah tentang seorang gadis yang berdiri di pintu pembatas. Dia bertemu dengan seseorang yang ingin menjadi bagian dari dirinya. Untuk apa? Silakan baca kisahnya.

*

Baca Juga: Pernah Terjerat Narkoba, Imam S Arifin Wafat di Hari yang Mulia

terpuruk di antara puing-puing cinta
mencoba tegak berdiri dalam alunan rindu
sampai batas waktu dentingkan irama syahdunya
hempaskan kesadaran dari tidur panjang dalam cinta bisu
kabut pembatas iringi langkah hati mencari cinta
dan kutemukan serpihan bayangan cinta
di antara lembut buaian malam
namun tak dapat kuraih
dan semakin jauh
lalu hilang

bersama kabut pembatas di pekat malam
antara hitam dan hitam mawarku
terlihat yang tak harus kulihat
ada yang suara dari balik kabut pembatas
kembali kurasakan rintihan di sana
memanggil satu pintu hati
ikut merasakan cinta dan rindu
sampai tiba-tiba terjaga dalam penantian
wajahmu masih saja terhalang kabut pembatas
tak dapat kuraih dan aku masih sendiri

*

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi : Menjadi Kartini

Kamis, 21 April 2022 | 07:18 WIB

Fabel : Kisah Amora, Ayam yang Belajar Ikhlas

Kamis, 7 April 2022 | 07:39 WIB

CERPEN: Aku Tunggu di Hotel Sekarang!

Minggu, 13 Maret 2022 | 07:47 WIB

CERPEN: Aku Kehilangan Diriku Sendiri

Selasa, 1 Maret 2022 | 14:44 WIB

CERPEN: Taman Langit

Selasa, 1 Maret 2022 | 10:46 WIB

Puisi Malam yang Sakit

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:11 WIB

Cerpen Ramli Lahaping: Segitiga Pembunuhan

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:34 WIB

CERITA ANAK: Kerang untuk Damar

Minggu, 9 Januari 2022 | 16:11 WIB

CERPEN: Dekap Hangat yang Selamanya

Sabtu, 1 Januari 2022 | 11:43 WIB

Tiga Puisi Karya ALfi Irsyad Ibrahim

Jumat, 24 Desember 2021 | 18:52 WIB

Cerbung: Kabut Pembatas Dua Hati

Minggu, 19 Desember 2021 | 13:29 WIB

Cerbung Kabut Pembatas Dua Dunia

Jumat, 17 Desember 2021 | 20:05 WIB

Cerbung: Tanda Cinta di Wajah Pias

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:28 WIB

Cerbung: Wajah Pias dalam Pelukan

Selasa, 14 Desember 2021 | 21:26 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Hati Venerose

Kamis, 9 Desember 2021 | 18:06 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Antara Dua Hati

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:40 WIB

Puisi untuk Sahabat

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:52 WIB

Puisi: Aku Adalah

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:32 WIB

Puisi: Jeritan Malam

Minggu, 5 Desember 2021 | 22:31 WIB

Cerbung Samudra Ingin Kembali

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:28 WIB
X