• Minggu, 26 Juni 2022

Dipanggil Penyidik KPK, Intip Sepak Terjang PT Bangka Cakra Karya di Kabupaten Muba

- Kamis, 3 Februari 2022 | 20:35 WIB
Gambar hanya ilustrasi. Tidak terkait dengan isi berita. (Pixabay/652234 )
Gambar hanya ilustrasi. Tidak terkait dengan isi berita. (Pixabay/652234 )

KLIKANGGARAN-- Sejumlah saksi masih dilakukan pemeriksaan terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Barang dan jasa di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun anggaran 2021.

Yang menarik dari sepak terjang KPK terkait giatnya di Kabupaten Muba, yakni memunculkan salah satu saksi dari unsur swasta, yakni pengelola empat perusahaan, YS.

YS diketahui pengelola empat perusahaan yang terpantau mendapatkan beberapa pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Muba.

YS adalah salah satu saksi yang sudah beberapa kali dipanggil Tim Penyidik KPK untuk tersangka Dodi Reza Alex Noerdin. Seperti pada pemeriksaan saksi pada tanggal 11 November 2021, 13 Januari 2022, dan pemeriksaan saksi-saksi pada 27 Januari 2022 oleh tim penyidik KPK.

Baca Juga: KPK Tahan Satu Tersangka Korupsi Dana PEN

Adapun empat perusahaan yang dikelola YS, yakni PT Bangka Cakra Karya, PT Fajar Indah Satyanugraha, PT Bahana Pratama Konstruksi dan PT Karya Mulia Nugraha.

Beberapa perusahaan tersebut diketahui mendapatkan pekerjaan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muba. Seperti misalnya, PT Bahana Pratama Konstruksi yang mendapatkan paket pekerjaan peningkatan Jalan menuju Taman Selerai dengan aspal hotmix bersumber APBD Kabupaten Muba Tahun 2019. Adapun harga penawarannya, yakni Rp2.925.222.010,26.

PT Bahana Pratama Konstruksi sendiri beralamat di Jalan Soekarno Hatta Ruko BB Tower No 07 Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung dengan nomor NPWP 023305675308000.

Ada juga PT Fajar Indah Satyanugraha. Perusahaan yang dikelola YS ini diketahui memenangkan paket lelang pekerjaan lanjutan peningkatan Jalan Manggun Jaya-SP 1 (DAK) dengan pagu anggaran Rp41 Miliar tahun anggaran 2018. Adapun harga penawaran terhadap paket pekerjaan tersebut, yakni Rp38,9 miliar lebih.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X