• Sabtu, 2 Juli 2022

KPK Tahan Satu Tersangka Korupsi Dana PEN

- Kamis, 3 Februari 2022 | 20:26 WIB
Siaran Pers KPK atas Penahanan Tersangka Korupsi Dana PEN (dok. KPK)
Siaran Pers KPK atas Penahanan Tersangka Korupsi Dana PEN (dok. KPK)

KLIKANGGARAN -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji terkait pengajuan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah (PEN) untuk Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021. Adapun tersangka tersebut yang ditahan KPK yakni berinisial MAN.

Sebelumnya, KPK telah mengumumkan MAN selaku Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri periode Juli 2020 sampai November 2021 sebagai tersangka dalam kasus tersebut pada 27 Januari 2022.

"Tersangka MAN diduga meminta kompensasi atas perbantuannya sebesar 3% dari nilai pengajuan pinjaman PEN oleh Kabupaten Kolaka Timur secara bertahap," ujar Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan, Ali Fikri, di Jakarta, melalui keterangannya, Kamis (3/2).

Baca Juga: Apa Komentar MUI terkait Pernyataan Ustazah Oki Setiana Dewi tentang KDRT?

Dikatakan Ali, atas perbuatannya tersangka MAN, disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap Tersangka MAN untuk 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 2 sampai 21 Februari 2022 di Rutan KPK pada gedung Merah Putih./," tuturnya.

Dikatakan Ali, KPK mengingatkan bahwa anggaran pemerintah untuk membangkitkan ekonomi masyarakat dari dampak pandemi, sudah seharusnya digunakan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat. Bukan untuk dinikmati oleh pihak-pihak tertentu melalui praktik korupsi.

Baca Juga: MUI: Covid Melonjak Tajam, Salat Jumat Boleh Diganti dengan Salat Zuhur

"KPK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digalakkan pemerintah guna memulihkan dan membangkitkan kembali ekonomi masyarakat Indonesia," tandasnya.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X