• Rabu, 29 Juni 2022

Tidak Cermat dalam Penyusunan HPS, Aset Senilai Rp17 M Belum Dikuasai Kemenkominfo

- Selasa, 2 November 2021 | 21:52 WIB
Pengendalian dan Pengembangan Aplikasi Informatika (Dok.kominfo.go.id)
Pengendalian dan Pengembangan Aplikasi Informatika (Dok.kominfo.go.id)

KLIKANGGARAN – Untuk diketahui, Ditjen Aptika Kemenkominfo telah mengganggarkan kegiatan Pengendalian dan Pengembangan Aplikasi Informatika pada TA 2019 sebesar Rp97.916.892.000.

Realisasi belanja dari anggaran Kemenkominfo tersebut adalah sebesar Rp85.597.177.149 atau 87,42% dari anggaran.

Salah satu output dari kegiatan Pengendalian dan Pengembangan Aplikasi Informatika Kemenkominfo ini adalah Sistem Pemblokiran Konten Negatif.

Sistem Pemblokiran Konten Negatif Kemenkominfo pada TA 2019 memiliki anggaran sebesar Rp81.973.636.000 dengan realisasi belanja sebesar Rp71.235.128.493 atau 86,90%. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika (PAI).

Baca Juga: Hari Pertama Jerman Open 2021, Gregoria Mariska Tunjung dan Tiga Pemain Indonesia Maju Babak Kedua,

Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) TA 2019 Kemenkominfo di antaranya menyebutkan, salah satu sub-output dari output Sistem Pemblokiran Konten Negatif adalah Pengadaan Sistem AnalisisMarket Place dianggarkan sebesar Rp20.778.407.000. Realisasi dari anggaran ini diketahui sebesar Rp18.090.550.000 atau 87,06%.

Hasil pemeriksaan dokumen laporan kegiatan Kemenkominfo dan pertanggungjawaban keuangan pekerjaan Pengadaan Jasa Konsultansi Kajian Sistem Analisis Perdagangan Online dan pekerjaan Pengadaan Sistem Analisis Perdagangan Online menunjukkan beberapa kelemahan sebagai berikut:

a. Pekerjaan Jasa Konsultansi Kajian Sistem Analisis Perdagangan Online tidak sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan yang ditetapkan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan kontrak

Baca Juga: Ganti Rugi Lahan Wilayah Batu Urip Kota Lubuklinggau Rp3,1 Miliar

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X