• Senin, 18 Oktober 2021

Mengapa Banyak Kekurangan Volume Pekerjaan? Di Pemkot Tasikmalaya pun Banyak

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 16:49 WIB
Kekurangan volume pekerjaan di Pemkot Tasikmalaya (Dok.tasikmalaya.go.id)
Kekurangan volume pekerjaan di Pemkot Tasikmalaya (Dok.tasikmalaya.go.id)

Jakarta, Klikanggaran.com – Dokumen klikanggaran.com menyebutkan, Pemkot Tasikmalaya pada TA 2020 menganggarkan Belanja Tidak Terduga (BTT) Bencana Alam Covid-19 sebesar Rp53.372.565.000,00.

Sampai dengan tanggal 30 November 2020, realisasi dari anggaran Pemkot Tasikmalaya ini diketahui sebesar Rp20.480.495.004,00 atau 38,37%.

Dari realisasi tersebut, di antaranya terdapat penggunaan dana BTT oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Tasikmalaya sebesar Rp371.000.000.

Baca Juga: Yamput! Warkopi 'Terancam' Pidana 4 Tahun Penjara dan Denda 2 Miliar

Berdasarkan serangkaian prosedur pemeriksaan pada Pemkot Tasikmalaya, terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp144.667.990,60 pada kedua paket pekerjaan tersebut. Berikut rinciannya:

a. Volume Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Akses RSI Hj. Muniroh kurang dari yang ditetapkan dalam kontrak senilai Rp76.910.470,94

b. Volume Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Akses Cisapi kurang dari yang ditetapkan dalam kontrak senilai Rp67.757.519,66

Baca Juga: Liga Tiga Provinsi Jambi 2021 Akan Bertanding di KONI Batang Hari

Kondisi tersebut mengakibatkan kelebihan pembayaran kepada CV. NS dan CV. NUS sebesar Rp144.667.990,60 (Rp76.910.470,94 + Rp67.757.519,66).

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X