• Rabu, 29 Juni 2022

Waduh, Ada-Ada Saja, gara-gara Berdebat Dalam Rapat, Ketua Rukun Kematian Ini Digugat Rp 1 Miliar!

- Rabu, 3 November 2021 | 15:54 WIB
Sumali didampingi pengacaranya di Pengadilan Negeri Samarinda (hukumkriminal.net)
Sumali didampingi pengacaranya di Pengadilan Negeri Samarinda (hukumkriminal.net)

Baca Juga: Sekilas tentang Sewa Pusat Pemulihan Bencana Pemantauan Proaktif di Kemenkominfo

Sumali menyampaikan interupsi mengenai pergantian Ketua Rukun Kemantian. Namun, Yanto yang ikut hadir dalam rapat tiba-tiba menyela dan meminta agar Rapat Pergantian Ketua Rukun kematian dilanjutkan.

Sumali meminta Yanto untuk berdiam dan tidak usah bicara sebab Sumali mengetahui Yanto bukan warga dari RT 003 dan juga bukan Pengurus Rukun kematian.

Yanto tidak mengindahkan permintaan Sumali, ia tetap memaksa bicara sehingga akhirnya memancing keributan pada saat rapat berlangsung.

Puncaknya, Sumali sebagai Ketua Rukun Kematian di RT setempat meminta dan mempersilahkan Yanto untuk keluar dari forum rapat.

Baca Juga: Pakar Ini Bilang Pinjaman Online Adalah Money Game, MUI Sudah Mengharamkan Money Game!

Sebagai catatan, Sumali adalah salah satu tokoh masyarakat di RT setempat, dan penggagas berdirinya Rukun Kematian sejak berdirinya pada tahun 1997. Sumali sering bertugas memandikan dan mengurus jenazah warganya, mensholatkan jenazah, dan sebagai Ketua Rukun Kematian selama ini tidak ada permasalahan apa-apa di masyarakat.

“Namun, dengan adanya gugatan oleh saudara Yanto di Pengadilan Negeri Samarinda dalam perkara No.184/Pdt.G/2021, tentu klien kami sebagai masyarakat awam dan orang tua sangat terkejut, apalagi sampai dituntut untuk membayar kerugian hingga Rp1 Milyar lebih,” tutur Rusdiono.

Sebagaimana dalam gugatannya Penggugat, lanjut Rusdiono, klien kami sebagai Tergugat II diminta bersama-sama dengan Muhammad Yani Tergugat I untuk membayar kerugian materil kepada Penggugat sebesar Rp25 Juta, dan membayar biaya perkara serta honor dan oprasional Pengacara yang sebesar Rp50 Juta serta kerugian secara moril sebesar Rp1 Milyar.

Baca Juga: Bisa, Kok, Satu Hari Menulis Satu Novel, Asalkan …

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: hukumkriminal.net

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X