• Kamis, 27 Januari 2022

Moderasi Beragama Untuk Kikis Ekstremisme, Perlu Diterapkan pada semua ASN, TNI/Polri

- Selasa, 9 November 2021 | 19:31 WIB
Sekjen Kemenag Nizar Ali (berbatik coklat) (Humas Kanwil Kemenag DKI Jakarta)
Sekjen Kemenag Nizar Ali (berbatik coklat) (Humas Kanwil Kemenag DKI Jakarta)


KLIKANGGARAN – Moderasi beragama tidak hanya dilakukan kepada ASN Kementerian Agama, tetapi lembaga pemerintahan lain termasuk TNI/Polri. Di dunia pendidikan moderasi beragama juga harus diterapkan di kalangan pendidik, dosen, siswa dan mahasiswa.

Tujuan penerapan moderasi beragama adalah untuk kemaslahatan dalam kehidupan beragama dan berbangsa di Indonesia. Selain itu, moderasi beragama mampu mengikis ekstremisme.

Penjelasan penerapan moderasi beragam tersebut diutarakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar Ali, saat membuka Master Training Moderasi Beragama akhir pekan lalu.

Lalu apa yang dimaksud dengan moderasi beragama dan mengapa perlu diterapkan pada ASN, TNI/Polri dan dunia pendidikan di Indonesia?

Baca Juga: Hari Pahlawan 2021, Berikut Pesan 17 Pahlawan Nasional Mulai Tjut Nyak Dien Hingga RA Kartini

Sekjen Kemenag berpendapat, moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.

“Moderasi beragama bukanlah upaya memoderasikan agama, melainkan memoderasi pemahaman dan pengamalan kita dalam beragama,” cetus pria yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja Moderasi Beragama Kemenag ini.

Nizar menyebut tiga tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara yang dapat diselesaikan dengan penerapan moderasi beragama.

Baca Juga: Apa Akibatnya Jika Anda Berkendara dengan Ngawur? Ini Contohnya

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2023, Tenaga Honorer Dihapus

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:30 WIB

Nusantara Adalah Nama Ibu Kota Baru Indonesia

Senin, 17 Januari 2022 | 14:58 WIB
X