• Selasa, 24 Mei 2022

Cerbung: Samudra di Lautan Malas

- Minggu, 5 Desember 2021 | 13:06 WIB
Cerbung: Samudra di Lautan Malas (Dok.pexels.com/AcharapornKamor)
Cerbung: Samudra di Lautan Malas (Dok.pexels.com/AcharapornKamor)

Baca Juga: Hidden Gems UBUD, Warung Murah dengan Air Terjun di Depan Mata!

"Kamu yang sabar ya, Nak. Nanti kalau sudah lulus kuliah, carilah pekerjaan yang cukup penghasilannya, biar tidak hidup seperti ini terus."

Samudra mendengus. "Tiap hari itu terus yang Ibu katakan."

"Memang itu cita-cita dan harapan Ibu. Tiap malam Ibu selalu berdoa agar kamu dan Upik kelak hidup bahagia. Makanya Ibu tak kenal lelah berjualan kue. Tugasmu cuma mengantarkannya, karena adikmu masih kecil dan belum bisa ditinggal."

"Tumpukan keranjang berisi kue-kue Ibu itu berat, makanya harus Samudra yang mengantarkan. Begitu kan, Bu?"

Samudra, seperti tak mau lagi melumuri telinganya dengan kalimat jawaban ibunya, segera berdiri. Dia mengambil handuk dan masuk kamar mandi. Di sana dia merasa aman dari sumber-sumber dan jalan kehidupan yang disebutnya sebagai petuah usang sang ibu.

Murni kembali mengelus dadanya dan berlalu ke dapur, bergelut memperjuangkan hasil yang sempurna untuk kue-kuenya. Diiringi doa tiada terputus, diolahnya kue-kue itu bertabur dengan syukur pada Sang Maha Adil. Tak lupa diselipkannya doa agar putra tercintanya berubah dan tumbuh menjadi manusia yang layak.

*

Baca Juga: Berikut Pemenang Film Festival Antikorupsi Yang Digelar KPK

"Sam, kamu ini gimana toh, runtang-runtung sama si Ratna, tapi ndak jelas pacaran apa ndak," kata Jamal seusai kuliah.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi : Menjadi Kartini

Kamis, 21 April 2022 | 07:18 WIB

Fabel : Kisah Amora, Ayam yang Belajar Ikhlas

Kamis, 7 April 2022 | 07:39 WIB

CERPEN: Aku Tunggu di Hotel Sekarang!

Minggu, 13 Maret 2022 | 07:47 WIB

CERPEN: Aku Kehilangan Diriku Sendiri

Selasa, 1 Maret 2022 | 14:44 WIB

CERPEN: Taman Langit

Selasa, 1 Maret 2022 | 10:46 WIB

Puisi Malam yang Sakit

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:11 WIB

Cerpen Ramli Lahaping: Segitiga Pembunuhan

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:34 WIB

CERITA ANAK: Kerang untuk Damar

Minggu, 9 Januari 2022 | 16:11 WIB

CERPEN: Dekap Hangat yang Selamanya

Sabtu, 1 Januari 2022 | 11:43 WIB

Tiga Puisi Karya ALfi Irsyad Ibrahim

Jumat, 24 Desember 2021 | 18:52 WIB

Cerbung: Kabut Pembatas Dua Hati

Minggu, 19 Desember 2021 | 13:29 WIB

Cerbung Kabut Pembatas Dua Dunia

Jumat, 17 Desember 2021 | 20:05 WIB

Cerbung: Tanda Cinta di Wajah Pias

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:28 WIB

Cerbung: Wajah Pias dalam Pelukan

Selasa, 14 Desember 2021 | 21:26 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Hati Venerose

Kamis, 9 Desember 2021 | 18:06 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Antara Dua Hati

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:40 WIB

Puisi untuk Sahabat

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:52 WIB

Puisi: Aku Adalah

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:32 WIB

Puisi: Jeritan Malam

Minggu, 5 Desember 2021 | 22:31 WIB

Cerbung Samudra Ingin Kembali

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:28 WIB
X