• Rabu, 19 Januari 2022

Novel: Kopi Sore dan Timbunan Cinta Lima, Rumah Kaca

- Senin, 13 September 2021 | 21:05 WIB
Kopi Sore, Timbunan Cinta, dan Rumah Kaca (Dok.klikanggaran.com/KitRose)
Kopi Sore, Timbunan Cinta, dan Rumah Kaca (Dok.klikanggaran.com/KitRose)

Rama meletakkan jaket Jeans belelnya di kursi, lalu berjalan ke arah jendela. Menyalakan kretek dengan angkuh, menatap diam-diam ke rumah kaca di seberang jalan. Yang ditunggunya tak nampak sekelebat pun.

Ditatapnya lagi dengan geram rumah kaca itu, lalu berjalan keluar kamar dengan wajah tak sabar. Dilemparnya puntung yang masih panjang begitu saja ke tong sampah tanpa peduli baranya bisa membakar benda yang lain.

Rumah kaca di seberang jalan itu malam ini membuat kepalanya ingin mengepulkan asap. Entah sudah berapa kali lelaki muda itu hilir mudik dari jendela ke kursi. Tak Nampak juga yang ditunggunya.

“Mau kemana, Ma?” tanya Dodit, sahabatnya.

Baca Juga: Lelaki di Balik Layar 1

“Ngalong,” jawab Rama singkat dan langsung melesat ditelan kegelapan.

Tak digubrisnya tatapan heran teman-teman kosnya. Tak dipedulikannya sahabatnya, Dodit, yang akan menikah dengan Ratih. Rama seperti tak peduli juga dengan sikapnya yang tak menentu.

Di luar rumah kos, dengan geram diletakkannya pantat di batu kecil, lalu duduk diam-diam menatap rumah sepi di seberang jalan. Ingin diketuknya pintu yang tertutup rapat di sana, tapi yang dilakukannya hanya memainkan asap putih mengepul dari bibirnya.

Dodit menyalakan kreteknya sambil berdiri diam-diam mengawasi sahabatnya dari jauh, dari balik kegelapan malam bersimbah purnama. Mata awasnya terus mengawasi, kemudian sambil menghela napas berjalan mendekat. Setengah terkejut Rama melirik Dodit yang sudah ada di dekatnya.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CERITA ANAK: Kerang untuk Damar

Minggu, 9 Januari 2022 | 16:11 WIB

CERPEN: Dekap Hangat yang Selamanya

Sabtu, 1 Januari 2022 | 11:43 WIB

Tiga Puisi Karya ALfi Irsyad Ibrahim

Jumat, 24 Desember 2021 | 18:52 WIB

Cerbung: Kabut Pembatas Dua Hati

Minggu, 19 Desember 2021 | 13:29 WIB

Cerbung Kabut Pembatas Dua Dunia

Jumat, 17 Desember 2021 | 20:05 WIB

Cerbung: Tanda Cinta di Wajah Pias

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:28 WIB

Cerbung: Wajah Pias dalam Pelukan

Selasa, 14 Desember 2021 | 21:26 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Hati Venerose

Kamis, 9 Desember 2021 | 18:06 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Antara Dua Hati

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:40 WIB

Puisi untuk Sahabat

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:52 WIB

Puisi: Aku Adalah

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:32 WIB

Puisi: Jeritan Malam

Minggu, 5 Desember 2021 | 22:31 WIB

Cerbung Samudra Ingin Kembali

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:28 WIB

Cerbung: Samudra di Lautan Malas

Minggu, 5 Desember 2021 | 13:06 WIB

Puisi: Tepian Asmara

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:20 WIB

Cerbung: Cicak Merayap di Dinding

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:08 WIB

Puisi: Pulau Asmara

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:33 WIB

Cerbung: Cicak Jatuh di Halaman

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:19 WIB

Puisi: Biruku

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:04 WIB

Cerpen: Pangeran Cinta

Selasa, 30 November 2021 | 19:44 WIB
X