• Minggu, 14 Agustus 2022

Penggunaan Tenaga Ahli Internasional di Kemenkominfo Dinilai Tidak Sesuai Kontrak, Ini Penjelasan Dirut BAKTI

- Rabu, 17 November 2021 | 20:39 WIB
Proyek satelit multifungsi Kemenkominfo (Dok.kominfo.go.id)
Proyek satelit multifungsi Kemenkominfo (Dok.kominfo.go.id)

KLIKANGGARAN – Masih pada TA 2019 dan TA 2020, BAKTl Kemenkominfo telah menganggarkan Belanja Barang dan Jasa.

Anggaran Belanja Barang BAKTl Kemenkominfo tahun 2019 adalah sebesar Rp 3.396.802.336.000. Reaslisasi sebesar Rp3.337.931.223.302 atau 98,27%.

Sementara anggaran Belanja Barang BAKTl Kemenkominfo tahun 2020 s.d. Triwulan III Tahun 2020 adalah sebesar Rp5.345.172.948.000. Realisasinya diketahui sebesar Rp3.017.013.509.632 atau 56,44%.

Realisasi atas Belanja Barang dan Jasa BAKTl Kemenkominfo tersebut di antaranya digunakan untuk pengadaan jasa konsultansi dan jasa lainnya. Pengadaan ini ada sebanyak 146 paket pekerjaan senilai Rp381.821.487.234.

Baca Juga: Awalnya Ajak Main Game Online dan Paksa Tonton Video Porno, Guru Bahasa di Jakarta Selatan Cabuli 14 Anak

Salah satu pekerjaan jasa konsultansi adalah Project Management Unit (PMU) Proyek Satelit Multifungsi Pemerintah. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh KSI yang telah dilaksanakan selama 2 (dua) tahun anggaran.

Hasil pemeriksaan atas bukti-bukti pertanggungjawaban dan wawancara diketahui beberapa permasalahan sebagai berikut:

a. Bukti pertanggungjawaban atas Tenaga Ahli Internasional tidak sesuai klausul kontrak

b. Ada kelebihan pembayaran atas sewa kantor sebesar Rp150.000.000

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X