• Senin, 17 Januari 2022

Pemkot Bekasi Belum Tetapkan Aturan, Ada Potensi pendapatan Pajak Reklame yang Belum Berizin Rp4,3 Miliar

- Senin, 15 November 2021 | 09:56 WIB
Pemkot Bekasi dan sejumlah masalah pajak reklame (Dok.bekasikota.go.id)
Pemkot Bekasi dan sejumlah masalah pajak reklame (Dok.bekasikota.go.id)

KLIKANGGARAN – Pemkot Bekasi (Pemerintah Kota Bekasi) melalui Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi menganggarkan dan merealisasikan pendapatan reklame pada TA 2019 dan Triwulan III TA 2020.

Anggaran pendapatan reklame Pemkot Bekasi pada TA 2019 adalah sebesar Rp131.950.805.880,00. Realisasi anggaran pendapat ini adalah sebesar Rp48.551.205.138,00 atau 36,79%.

Sementara anggaran pendapatan reklame Pemkot Bekasi pada TA 2020 (Triwulan III) adalah 43.940.315.428,00. Realisasinya diketahui sebesar Rp41.731.261.500,00 atau 94,97%.

Pemeriksaan atas pengelolaan pajak reklame pada Pemkot Bekasi melalui analisa data pajak reklame TA 2019 s.d. Triwulan III TA 2020 dan observasi lapangan yang dilakukan BPK bersama dengan Bapenda, DPMPTSP, dan DBMSDA menunjukkan terdapat permasalahan sebagai berikut:

Baca Juga: Pertamina Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk warga di Wilayah Sekitar Operasional Kilang

a. Kekurangan penetapan Pajak Reklame sebesar Rp630.976.040,00 atas perhitungan pajak reklame yang belum mengacu pada peraturan berlaku

b. Keterlambatan pembayaran pajak reklame belum dikenakan denda minimal sebesar Rp16.111.520,00 dan belum diterbitkan STPD

c. Tanggal awal masa tayang reklame mendahului tanggal penetapan izin penyelenggaraan reklame

d. Pemkot Bekasi belum melakukan penertiban izin reklame sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proyek Kemenhub di BTP Jabar Kurang Volume Rp273 Juta

Minggu, 16 Januari 2022 | 05:38 WIB

Ketua Bawaslu Muratara Diperiksa Terkait Dana Hibah

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:26 WIB
X