• Senin, 17 Januari 2022

Waduh, Kasus COVID 19 di 43 Jawa- Bali Naik, Harus Hati-Hati

- Senin, 8 November 2021 | 19:27 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube PerekonomianRI)
Menko Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube PerekonomianRI)


KLIKANGGARAN – Kasus Covid 19 di 43 kabupaten/kota Jawa – Bali termasuk DKI Jakarta terjadi trend kenaikan. Untuk di Jakarta kenaikan terjadi di Jakarta Timur, Barat dan Selatan terjadi kenaikan, kecuali di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

Informasi terjadinya kenaikan trend kasus Covid 19 di Jawa Bali tersebut diungkapkan Menko Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan, Senin 8 November 2021 dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring melalui kanal YouTube PerekonomianRI usai rapat evaluasi penangangan Covid 19 dan di

"Terdapat tren kenaikan kasus di Jawa Bali, utamanya terjadi pada 43 kabupaten/kota dari 128 kabupaten/kota atau 33,6 persen dalam tujuh hari terakhir. Di Jakarta, barat, timur, selatan, itu hampir semua trennya naik. Jadi saya mohon kita semua hati-hati melihat ini," katanya dalam konferensi pers daring yang dipantau di Jakarta, Senin 8 November 2021.

Baca Juga: Ibunda Bibi Angkat Bicara tentang Pengasuhan Gala, Putra Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah

Baca Juga: Gojek dan Tokopedia Digugat Rp2,08 Triliun! Apa Masalahnya Ya?

Untuk menindaklanjuti perkembangan kenaikan kasus Covid 19 di 43 kabupaten/kota di Jawa Bali, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) akan mengumpulkan 43 kabupaten/kota di Jawa-Bali tersebut untuk melakukan identifikasi intervensi demi menahan tren kenaikan.

Luhut juga menyampaikan kabar baik, bahwa berdasarkan laporan epidemiolog, tingkat kematian akibat COVID-19 kini menurun drastis. Bahkan jumlah pemakaman saat ini sudah setara dengan jumlah pemakaman sebelum pandemi.

Baca Juga: Meutya Hafid, Ketua Komisi I DPR, Pamer Kedekatan dengan Jenderal Andika Perkasa, Maksudnya Apa Ya?

Namun demikian, Luhut minta agar kehati-hatiannya tetap harus dilakukan.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: YouTube Perekonomian RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Virus Varian Omicron Melonjak, Apa Kata Luhut?

Senin, 17 Januari 2022 | 14:34 WIB

Gibran dan Kaesang Dilaporkan ke KPK, Kenapa?

Senin, 10 Januari 2022 | 20:35 WIB
X