• Rabu, 17 Agustus 2022

Kejati Jabar Selidiki Dugaan Korupsi pada PT RG Rajawali II, Anak Perusahaan BUMN RNI

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:53 WIB
Gedung PT PG Rajawali II  (Dok. Rajawali2.co.id)
Gedung PT PG Rajawali II (Dok. Rajawali2.co.id)

KLIKANGGARAN-- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) tengah melakukan penyelidikan dugaan korupsi di pabrik gula PT PG Rajawali II yang diduga melakukan penyimpangan penjualan gula hingga merugikan negara Rp50 miliar.

PT PG Rajawali II merupakan anak perusahaan BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Sebelumnya, kasus tersebut sudah diselidiki penyidik dari Pidana Khusus Kejati Jabar sejak Juni 2021 lalu.

Kemudian, status ditingkatkan ke penyidikan berdasarkan surat perintah Wakil Kepala Kejati Jabar bernomor Print-1084/M.2.1/Fd.1/10/2021 tertanggal 21 Oktober 2021.

Baca Juga: Polisi Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Banyumas

"Jadi telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan terkait tindak pidana korupsi dalam pengeluaran delivery order (DO) gula," ujar Asisten Pidana Khusus Kejati Jabar Riyono, saat dikonfirmasi Wartawan, Jumat (22/10).

Kasus ini melibatkan PT PG Rajawali II yang kantornya berada di Cirebon, Jawa Barat. Dalam perkara ini, diduga PT PG Rajawali II mengeluarkan DO kepada PT Mentari Agung Jaya Usaha pada November sampai Desember 2020 lalu.

"Bahwa diduga telah terjadi penyimpangan dalam pengeluaran DO gula dengan tanpa memperhatikan prinsip good coorporate governance," tutur Riyono.

Baca Juga: Soal PCR Naik Pesawat, Puan: Jangan Bikin Aturan Membingungkan

Riyono menjelaskan, penyimpangan tersebut antara lain adanya keputusan direksi PT PG Rajawali II tentang mekanisme penjualan gula dan beberapa standar operasional prosedur (SOP) lainnya berkaitan dengan pengeluaran DO ke PT Mentari Agung Jaya Usaha.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Luwu Utara Dorong Pemuda Jadi Petani Milenial

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:42 WIB
X