• Senin, 24 Januari 2022

Dugaan Korupsi Formula E, LSAK: TGUPP Harus Lakukan Pencegahan, Bukan Terkesan Pembelaan

- Kamis, 11 November 2021 | 12:15 WIB
Dugaan korupsi di penyelenggaraan event Formula E (Dok.Twitter.com/@AREAJULID)
Dugaan korupsi di penyelenggaraan event Formula E (Dok.Twitter.com/@AREAJULID)

“Ini lebih penting ditelisik lebih dalam,” katanya.

Baca Juga: FFI 2021, Sutradara Termuda, dan Titanic: Ajang Pembuktian Wregas Lewat Penyalin Cahaya

“Maka KPK harus menelusuri dan konfrontir semua hal ini. Termasuk dari pihak FEO dan terkait dengannya yang mungkin menjadi bagian dari permainan ini,” lanjutnya.

Selain hal tersebut di atas, pernyataan dan informasi yang disampaikan oleh Pemprov DKI dinilai LSAK tidak gambling.

“Malah terkesan menutupi hal lain yang seharusnya ditelisik,” kata Ahmad Hariri.

Ironisnya, lanjut Ahmad Hariri, hal ini juga dilakukan oleh Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang hukum dan pencegahan korupsi. Kedatangan Pemprov, Jakpro, bersama TGUPP yang membawa setumpuk berkas di saat penyelidikan telah dimulai, memang hal baru.

Baca Juga: Saipul Jamil Pamer Surat Laporan, 'Surat Cinta untuk Seorang Psikolog', Farhat Abbas Bilang Sudah Keterlaluan

Akan tetapi, menurut LSAK lebih nampak menjadi sebagai upaya pembelaan. Bukan langkah pencegahan korupsi di pemprov. Sebab ini di luar tupoksi, bahkan di luar konsep teori pencegahan korupsi yang seharusnya memitigasi sejak awal dan membantu keterbukaan informasinya.

Ahmad Hariri menggarisbawahi, satu-satunya pencegahan korupsi yang benar secara teori dilakukan TGUPP adalah menerima gaji operasional yang besar.

Baca Juga: Potensi Kebocoran Anggaran di KPU Capai Rp3,9 Miliar Lho!

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X