• Minggu, 5 Desember 2021

Guru Berdaster

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 15:42 WIB
Guru Berdaster (dok. Sekar_Mayang)
Guru Berdaster (dok. Sekar_Mayang)


Klikanggaran.com-- Laila mematut diri di depan cermin meja rias. Baru saja ia selesai dengan riasan di wajah. Tidak banyak yang ia tempel. Hanya pelembap, bedak, lipstik, perona mata warna cokelat tua, serta goresan pensil untuk mempertegas garis alisnya yang memang sudah bagus. Ia tersenyum puas melihat wajahnya yang tampak segar setelah dipulas riasan. Lalu, matanya terarah ke bawah, menatap pakaian yang ia kenakan. Napas panjang terembus, bersamaan dengan beban seberat Himalaya.

Suara rengekan terdengar. Balitanya sudah terjaga. Agak siang kali ini. Tadi Seto sudah membangunkan lelaki kecil itu, tetapi rupanya si bocah masih mengantuk. Jadi, Seto hanya mengecup si jagoan, juga mengecup dahi serta bibir Laila, lalu berlalu menuju kantor dengan sepeda motornya.

Laila berbalik menatap Wisnu. Bocah itu sudah terduduk sambil mengucek-ucek matanya.

"Ibu, mana Ayah?"

"Sudah berangkat, Sayang. Tadi Ayah minta Wisnu bangun, tetapi Wisnu nggak bangun-bangun."

Baca Juga: Sepekan Bertualang di Singapura, Negeri Singa, ... Yuk, Kita Cari Tempat-tempat Asyiknya

Wisnu masih terduduk. Laila masih berdiri di depan cermin. Ia kembali melihat pantulan dirinya di sana. Bergumamlah hatinya, "Seharusnya bukan daster, tetapi seragam. Seharusnya bukan botol susu dan setumpuk popok, tetapi diktat mengajar."

***

Laila menamatkan kuliahnya tepat waktu. Ia pun segera mendapat pekerjaan di sebuah lembaga bimbingan belajar. Ia mentor yang disegani sekaligus digemari anak didiknya. Caranya menyampaikan materi amat terang, jelas, tidak berbelit, dan mampu membuat mereka sepenuhnya menaruh perhatian.

Laila cepat sekali jadi primadona di lembaga itu. Atasannya tak segan memberi bonus atau mengajaknya road show ke sekolah-sekolah dengan beberapa mentor lain demi mendulang anak didik baru. Laila dipuja, Laila disanjung.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cerbung Samudra Ingin Kembali

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:28 WIB

Cerbung: Samudra di Lautan Malas

Minggu, 5 Desember 2021 | 13:06 WIB

Puisi: Tepian Asmara

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:20 WIB

Cerbung: Cicak Merayap di Dinding

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:08 WIB

Puisi: Pulau Asmara

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:33 WIB

Cerbung: Cicak Jatuh di Halaman

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:19 WIB

Puisi: Biruku

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:04 WIB

Cerpen: Pangeran Cinta

Selasa, 30 November 2021 | 19:44 WIB

Puisi: Diam Itu Membunuhku

Selasa, 30 November 2021 | 19:06 WIB

Surat Bersampul Hitam

Senin, 29 November 2021 | 12:10 WIB

Puisi Ingin Kau Tahu

Senin, 29 November 2021 | 11:37 WIB

Cerpen Batu Cinta

Sabtu, 27 November 2021 | 13:07 WIB

Novel Melukis Langit 11, Luka di Atas Luka

Rabu, 24 November 2021 | 20:47 WIB

CERPEN: Sapu Jagat

Kamis, 18 November 2021 | 06:13 WIB

Cerpen: Perjalanan Hati

Selasa, 16 November 2021 | 21:51 WIB

Hari Ayah dan Kado Cerpen Sang Ratu

Jumat, 12 November 2021 | 12:32 WIB

Novel Melukis Langit 9, Gadis di Pangkuannya

Kamis, 11 November 2021 | 21:55 WIB
X