• Selasa, 16 Agustus 2022

Stres Himpitan Ekonomi, Warga di Banyumas Nekad Bunuh Diri Terjun ke Sungai, Belum Ditemukan

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 15:12 WIB
Tim SAR Basarnas, menghentikan sementara pencarian korban terjun ke Sungai Serayu, Banyumas, karena cuaca buruk (06/10/2021) (Humas Basarnas Cilacap)
Tim SAR Basarnas, menghentikan sementara pencarian korban terjun ke Sungai Serayu, Banyumas, karena cuaca buruk (06/10/2021) (Humas Basarnas Cilacap)

Banyumas, Klikanggaran.Com -- Diduga karena mengalami stres akibat tekanan ekonomi, karena belum mendapatkan pekerjaan,  Sutrisno (40) Laki-laki Warga Grumbul Pegaden RT 2 RW 4 Desa Srowot Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas, nekad bunuh diri dengan terjun ke sungai Serayu.

Menurut keterangan, pada Rabu siang (06/10/2021), Widi (24) istri korban sempat melihat suaminya berlari ke arah sungai Serayu. Karena curiga, kemudian mengejar sambil berteriak memanggilnya.

Namun korban tidak perduli dan begitu sampai ke tepi sungai langsung terjun ke sungai Serayu yang saat itu airnya sedang meluap. Istri korban berusaha meminta warga sekitar, namun tubuh korban sudah tidak nampak dan diduga langsung terbawa arus.

Baca Juga: Dipecat dari Partai, Empat Anggota PDIP Gugat Megawati Rp40 Miliar.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap
I Nyoman Sidakarya menuturkan, Tim SAR Basarnas langsung memberangkatkan satu regu beserta peralatan lengkap di air untuk menuju kelokasi kejadian.

Tim SAR yang melakukan upaya pencarian dengan penyisiran darat di lokasi kejadian ke arah hilir sungai dan penyisiran sungai memakai perahu karet, namun hingga sore belum berhasil menemukan korban.

" Korban dalam pencarian bernama mempunyai ciri-ciri Rambut pendek lurus tinggi badan sekitar 160 cm memakai Kemeja berwarna putih lengan pendek dan Celana pendek kotak - kotak berwarna hitam putih," ujar I Nyoman.

Baca Juga: Penyakit Menular Baru yang Disebabkan oleh Virus Ditemukan di Jepang

Menurut Widi, istri korban, dalam beberapa hari ini suaminya sering melamun. Hal itu diduga karena tekanan ekonomi yang menghimpit keluarga tidak mampu tersebut.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Luwu Utara Dorong Pemuda Jadi Petani Milenial

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:42 WIB
X