Temuan BPK Terkait Pengelolaan PPAT, Ini Tanggapan Sekda Batang Hari, M Azan

- Selasa, 31 Mei 2022 | 06:39 WIB
Sekda Batang Hari H. M. Azan, SH (Annuza)
Sekda Batang Hari H. M. Azan, SH (Annuza)

KLIKANGGARAN -- Sebagaimana diketahui bahwa BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi masih menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian intern dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam penyusunan laporan keuangan pada Pemerintah Kabupaten Batang Hari Tahun Anggaran 2021.

Salah satunya, yang menjadi pertanyaan banyak kalangan, diduga Badan Keuangan Daerah Kabupaten Batang Hari masih kurang maksimal dalam pengelolaan pendapatan pajak. Seperti halnya pada temuan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi menemukan Pengelolaan Pendapatan Pajak Air Tanah pada Badan Keuangan Daerah belum sesuai Ketentuan dan Pengelolaan Piutang PBB-P2 tidak tertib.

Terkait dengan persoalan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang Hari H. Muhammad Azan saat dimintai tanggapannya Senin (30/05/2022) di ruang kerjanya mengatakan, terkait dengan Pengelolaan Pendapatan Pajak Air Tanah (PPAT) ada dua sisi kesalahan, yang pertama Perusahaan tidak tertib, tidak turun selayaknya, perusahaan tidak menginformasikan sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Inilah Postingan Pertama Ridwan Kamil Setelah Kehilangan Eril di Sungai Aare Swiss

"Semisal PT Angin Ribut ada memproduksi sepuluh sumur air tanah, namun yang dilaporkan tidak semuanya, hanya beberapa saja, bukan yang sebenarnya," ucap Sekda mengumpamakan.

Kemudian yang kedua lanjut Azan, keengganan dari petugas kita untuk memeriksa perusahaan secara sungguh-sungguh.

"Kito nak merikso rumah orang secara beiyo-iyo nian, dari dapur sampai serambi, nengok nian benar apo dak punyo sepuluh sumur, rasonyo kurang paslah, dan kita pun memahaminya," ujar Azan.

Intinya keduanya bisa berinteraksi, paling tidak dengan hasil temuan BPK tersebut kita akan benahi untuk mendata pengelolaan pendapatan pajak air tanah sejumlah perusahaan yang ada izin dengan kita yang sudah produksi, dengan kata lain perusahaan yang laik jalan. Karna kita yakin dan percaya sudah pasti perusahaan tersebut punya pajak air tanah, tambahnya.

Baca Juga: Inilah The Antique Shop, Film Thailand dengan Empat Bintang dari Empat Negara, Rio Dewanto Wakili Indonesia!

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X