• Selasa, 25 Januari 2022

Nah, Lho, Kapolri Didesak untuk Tangkap Gus Yaqut

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:32 WIB
Gus Yaqut (IG/@gusyaqut)
Gus Yaqut (IG/@gusyaqut)


KLIKANGGARAN-- Dampak dari ucapan Gus Yaqut yang menyebutkan bahwa Kementrian Agama adalah hibah buat NU, kontroversi di kalangan warganet tidak terbendung lagi.

Banyak kritik dilontarkan dari berbagai ormas terhadap ungkapan Gus Yaqut yang dianggap menyinggung Suku, Agama dan Ras antargolongan.

Banyak yang tersinggung atas ucapan Gus Yaqut tersebut, terbukti dari banyaknya pihak yang protes dan tidak setuju.

Bahkan ada yang menganggap bahwa apa yang dikatakan Gus Yaqut mengandung unsur kebencian.

Baca Juga: Cerita Mistis di Balik Gedung Tinggi, Siksaan Pasang Susuk dan Terkena Santet

Dikutip dari cnnindonesia.com dengan judul "Tim Pembela Ulama Desak Kapolri Tangkap Yaqut, Tak Perlu Tunggu Aduan", Humas Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Azam Khan mengaku pihaknya belum ada rencana untuk melaporkan Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas ke pihak kepolisian imbas dari pernyataan kontroversial yang mengatakan Kementerian Agama hadiah untuk Nahdlatul Ulama (NU) saja.

"Belum kita rapatkan [untuk dilaporkan]. Tapi kita sudah beri statement. Itu [penyataan Yaqut] gak benar. Itu berdasar karena ini keluar dari mulut seorang pemimpin di bagian Kementerian Agama," kata Azam kepada CNNIndonesia.com, Rabu (27/10).

Menurut Azam, pernyataan Yaqut sebenarnya bukan masuk dalam delik aduan, tetapi masuk dalam delik umum. Seharusnya, kata dia, polisi bisa menindak atau menangkap Yaqut meskipun belum ada pelaporan dari masyarakat.

Baca Juga: Ketersediaan Oksigen di Planet Bumi untuk Manusia

"Penyebaran macam gitu, itu harusnya tertinggi Kapolri atau Polri lah harus menyikapi. Karena enggak perlu ada laporan. Harusnya demikian," ujar dia.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X