• Sabtu, 27 November 2021

Gus Muhaimin: Pesantren dan Madin adalah Penentu Kemajuan Indonesia

- Senin, 25 Oktober 2021 | 09:02 WIB
A. Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin (Youtube/FKDT Pusat)
A. Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin (Youtube/FKDT Pusat)

KLIKANGGARAN-- Abdul Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, mengatakan bahwa pesantren dan madrasah diniyah merupakan penentu bagi kemajuan Indonesia.

Hal ini disampaikan Gus Muhaimin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar dalam sambutannya di acara Puncak Peringatan Hari Santri dan Konsolidasi Madrasah Diniyah Takmiliyah, Minggu (24/10/2021) di Jakarta.

"Kalau Pesantren maju, kalau Madrasah Diniyah maju, kalau guru-guru Diniyah maju, saya yakin di situ kemajuan Indonesia bisa kita rasakan," kata Gus Muhaimin.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Pribadi Dodi Reza di Palembang, Sita Sejumlah Uang

Untuk meyakinkan hal ini – kata Muhaimin – tidak mudah karena para penganut teori-teori pembangunan modernis selalu melihat bahwa pesantren tidak memiliki relevansi dan kontribusi pada pertumbuhan dan kemajuan ekonomi.

Gus Muhaimin melanjutkan bahwa pandemi telah memberikan hikmah untuk menyadarkan semua kalangan untuk tidak sombong pada teori-teori pembangunan modernis yang hanya berbasis kuantitatif bukan kualitatif, jangka panjang berdaya tahan kuat, seperti halnya yang di pesantren dengan karakter kemandiriannya.

Sekedar innformasi, acara yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah (FKDT) berlangsung selama dua hari, Jumat s.d. Minggu (22-24/10/2021) dan dihadiri 32 Pengurus Wilayah dari 34 Pengurus wilayah yang sudah terbentuk di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Guantanamo: Kesaksian Sopir Taksi yang Dipenjarakan di Sana

"Alhamdulillah, Puncak Peringatan Hari Santri dan Konsolidasi Madrasah Diniyah Takmiliyah pada hari ini dihadiri 32 Pengurus Wilayah (Provinsi) seluruh Indonesia. Kalau toh ada 2 Provinsi yang tidak bisa hadir dikarenakan kendala teknis penerbangan" jelas Lukman Hakim, Ketua Umum DPP FKDT.***

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengen ke Bali Lagi? Jalan-Jalan ke Bukit Cinta, yuk!

Jumat, 26 November 2021 | 16:29 WIB

Nyai Sampur dalam Wisata Mistis Gunung Kawi

Rabu, 24 November 2021 | 16:31 WIB

Mengapa Hari Guru Nasional pada Tanggal 25 November?

Selasa, 23 November 2021 | 10:57 WIB

Cirebon Tidak Bisa Dilepaskan dari Sejarah Mataram

Senin, 22 November 2021 | 21:02 WIB

Syukur Waktu 10, Mari Bangkit dan Berkarya !!!

Selasa, 16 November 2021 | 21:28 WIB
X