• Selasa, 28 Juni 2022

CBA Mencatat, Sejumlah Proyek Ditjen Pendis Kemenag Langgar Aturan, Begini Penjelasannya!

- Kamis, 21 April 2022 | 08:01 WIB
Koordinator CBA, Jajang Nurjaman (dok.BudiS)
Koordinator CBA, Jajang Nurjaman (dok.BudiS)

 

KLIKANGGARAN-- Center for Budget Analysis CBA, mencatat sejumlah pelanggaran terkait proyek pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Melalui koordinator CBA, Jajang Nurjaman, mengatakan pihaknya sebelumnya, menemukan kejanggalan terkait pembelian mobil dinas untuk pejabat eselon I dan II Ditjen Pendis di tahun 2022 senilai Rp 4,3 miliar. Proyek ini diduga diakali dan berpotensi terjadinya penyelewengan.

"Dan terbaru, masih pada Ditjen Pendis Kemenag ditemukan kejanggalan dengan modus yang mirip, yakni terkait proyek pemeliharaan gedung dan bangunan (rumah dinas serta ruang kerja Ditjen Pendis)," ujar Koordinator CBA, Jajang Nurjaman dalam keterangannya pada klikanggaran.com, Kamis, 21 April 2022.

Menurut CBA, pengadaan proyek pemeliharaan gedung dan bangunan (rumah dinas serta ruang kerja Ditjen) dilakukan dengan metode pengadaan langsung.

Hal tersebut jelas melanggar aturan Perpres Nomor12  tahun 2021, untuk metode pengadaan langsung nilai proyek maksimal Rp200 juta, sedangkan nilai proyek pemeliharaan gedung dan bangunan Ditjen Pendis tahun 2022 senilai Rp1 miliar.

"Diduga oknum Ditjen Pendis sengaja memilih metode pemilihan langsung agar bisa langsung meloloskan perusahaan favoritnya," kritik Jajang.

Berdasarkan catatan di atas, CBA mendorong Aparat penegak hukum khususnya KPK untuk segera memanggil Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani untuk dimintai keterangan, karena proyek di bawah pimpinannya banyak melanggar aturan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X