• Minggu, 28 November 2021

Kejati Jabar Ringkus Dua Buronan Terpidana Korupsi

- Jumat, 17 September 2021 | 15:43 WIB
Tim Kejati Jabar meringkus buronan terpidana korupsi, Aryo Santigi Budihanto (Humas Kejati Jabar)
Tim Kejati Jabar meringkus buronan terpidana korupsi, Aryo Santigi Budihanto (Humas Kejati Jabar)

Bandung, Klikanggaran.com - Terpidana kasus korupsi Bank Mandiri, Aryo Santigi Budihanto, yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron, berhasil diringkus oleh tim gabungan Kejaksaan Tinggi Jabar (Kejati Jabar) dan Kejaksaan Negeri Bandung (Kejari Bandung).

Aryi Santigi diketahui buronan sejak 15 tahun lamanya. Ia ditangkap di kawasan Jalan Gatot Subroto Kota Bandung pada Kamis 16 September 2021. Aryo Sigit dalam kasus korupsi Bank Mandiri tersebut ditaksir merugikan negara sekitar Rp120 miliar.

"Yang bersangkutan ini sudah buron selama 15 tahun," ucap Kasipenkum Kejati Jabar, Dodi Gazali Emil, kepada wartawan.

Aryo diketahui merupakan terpidana kasus korupsi pada Bank Mandiri cabang Prapatan pada tahun 2002 silam. Atas kasus tersebut, Aryo disebut merugikan negara pada Bank Mandiri sebesar Rp120 miliar. Aryo sendiri sudah divonis. Dia dikenakan hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Baca Juga: Terharu, Ini Catatan Kebahagiaan dari Seorang Anak Petani Bisa Menjadi Mahasiswa Terbaik dan Cumlaude

"Setelah ditangkap, selanjutnya terpidana dibawa ke kantor Kejari Bandung untuk diamankan dan akan dibawa ke Jakarta oleh tim Kejagung untuk dieksekusi," katanya.

Selain itu, tim seorang terpidana kasus korupsi pada Dinas Perikanan Garut dibekuk tim Kejati Jawa Barat. Pria bernama Tauhidi Fahrurozi itu ditangkap usai buron selama 14 tahun.

Tauhidi diamankan tim intelejen Kejati Jabar dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang di suatu tempat di Kabupaten Subang pada Kamis 16 September 2021.

Tauhidi sendiri diketahui merupakan terpidana kasus korupsi pada Dinas Perikanan Jabar terkait revetment PPI Cilaut Eureun Garut tahun 2007.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X