• Minggu, 28 November 2021

Kejati Sumsel: Dugaan Korupsi PT Pusri dalam Tahap Penyidikan

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 16:58 WIB
Gedung Kejati Sumsel (Klikanggaran/MJ Putra)
Gedung Kejati Sumsel (Klikanggaran/MJ Putra)

Palembang, Klikanggaran.com - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel), Hendrianto SH, menanggapi atas adanya pernyataan terkait dugaan korupsi PT Pusri. Bahkan, ia juga menegaskan bahwasannya perkara tersebut sedang dalam tahap penyidikan.

"Kasus dugaan korupsi PT Pusri ini sudah dalam tahap penyidikan," ujar Hendrianto saat dikonfirmasi, Sabtu (28-8).

Sebelumnya, Pegiat Anti Korupsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ir. Feri Kurniawan, mengeluarkan pernyataan bahwa berdasarkan sumber informasi yang ia dapat mengenai dugaan korupsi yang diduga melibatkan oknum Manager Pemasaran PT Pusri sedang dalam tahap penyidikan, bahkan ia juga mendapat kabar untuk penetapan tersangka.

Baca Juga: Di Jepang, 2 Orang Meninggal setelah Disuntik Vaksin Covid-19 Moderna dari Batch yang Ditarik

Akan tetapi, kata Feri, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka ataupun rilis penyidikan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel terkait dugaan korupsi PT Pusri yang berpotensi memperkaya diri sendiri atau koorporasi dengan potensi tindak pidana korupsi diduga mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Juga: Dugaan Korupsi PT Pusri Disebut Melibatkan Oknum Manager Pemasaran

"Selain perkara dugaan korupsi di PT Pusri ini, ada dugaan korupsi lain yang berpotensi merugikan keuangan negara ratusan miliar pada pembangunan Pusri IIB terkait dengan dugaan korupsi Bank Sumsel Babel (BSB) yang telah menyeret Komisaris PT Gatramas Internusa, Agustinus Judianto, selaku terpidana dugaan korupsi di BSB," ujar Feri melalui keterangannya seperti diterima, Sabtu (28-8).

Dijelaskan Feri, PT Gatramas Indonesia terkesan menjadi korban pembangunan Pusri II B yang dikerjakan oleh PT Rekind. Selain Gatramas Internusa, PT BSB juga diduga menjadi korban dugaan korupsi pada pembangunan Pusri II B.

Baca Juga: Agar SAD Tidak Terancam, Perlu Perlindungan Kawasan Hukum Adat, Kata Gubernur Jambi Al Haris

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X