• Rabu, 1 Desember 2021

Nyai Sampur dalam Wisata Mistis Gunung Kawi

- Rabu, 24 November 2021 | 16:31 WIB
Gunung Kawi dan salah satu pengalaman mistis (Dok.klikanggaran.com/NS)
Gunung Kawi dan salah satu pengalaman mistis (Dok.klikanggaran.com/NS)

KLIKANGGARAN – Pembaca tentu tahu, Gunung Kawi terletak di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tempat ini juga dikenal menyimpan aneka kisah mistis. Selain itu, banyak wisatawan yang tak bosan berkunjung ke sana.

Bicara Gunung Kawi, tentu pembaca tak heran jika kemudian saya menyebutkan sebuah pesarean. Selain wisatawan, banyak pengais rezeki yang mengarahkan langkah kakinya ke sana.

Menurut sejarah, di pesarean Gunung Kawi satu ini konon ada makam penasihat Pangeran Diponegoro. Namanya Kanjeng Zakaria II alias Eyang Soedjogo. Orang yang mendirikan sebuah padepokan di selatan Jawa Timur.

Setelah menetap beberapa lama, Kanjeng Zakaria II mengangkat dua murid bernama RM. Jonet dan Ki Moeridun untuk membuka wilayah hutan sebelah selatan Gunung Kawi. Mereka berdua membawa dua pusaka bernama Kuci Caluk dan Kudi Pecok.

Baca Juga: Masuknya Kapal dan Perahu Asing di Natuna adalah Gangguan terhadap Keutuhan Bangsa dan Negara

Setelah melakukan babat alas, Kanjeng Zakaria II menetap di sana hingga akhir hayatnya. Beliau meninggal pada Senin Pahing, 22 Januari 1871. Itulah sebabnya setiap Senin Pahing banyak sekali peziarah yang datang ke sana.

Semasa hidupnya, Eyang Soedjogo menanam sebuah pohon bernama Dewandaru atau disebut juga pohon kesabaran. Konon, siapa saja yang kejatuhan ranting atau buah dari pohon Dewandaru, akan beroleh kekayaan.

Akan tetapi, namanya juga pohon kesabaran, peminta berkah pada pohon ini tidak boleh mengguncang pohon hingga ranting atau buahnya jatuh. Mereka harus duduk bersemadi, menunggu ranting atau buahnya jatuh sendiri.

Biasanya banyak peziarah yang bermalam di bawah pohon Dewandaru. Mereka menunggu hingga tiga malam. Jika mereka kejatuhan ranting atau buahnya, maka jalan menuju kaya akan tercapai. Tetapi, jika dalam tiga hari mereka tidak mendapat apa-apa, berarti belum waktunya mendapat berkah kekayaan.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bagaimana Drakor Meracuni Anda? Ini Contohnya

Senin, 29 November 2021 | 22:55 WIB

Jejak Islam di Bali

Sabtu, 27 November 2021 | 17:22 WIB

Pengen ke Bali Lagi? Jalan-Jalan ke Bukit Cinta, yuk!

Jumat, 26 November 2021 | 16:29 WIB

Nyai Sampur dalam Wisata Mistis Gunung Kawi

Rabu, 24 November 2021 | 16:31 WIB

Mengapa Hari Guru Nasional pada Tanggal 25 November?

Selasa, 23 November 2021 | 10:57 WIB

Cirebon Tidak Bisa Dilepaskan dari Sejarah Mataram

Senin, 22 November 2021 | 21:02 WIB

Syukur Waktu 10, Mari Bangkit dan Berkarya !!!

Selasa, 16 November 2021 | 21:28 WIB
X