• Sabtu, 13 Agustus 2022

Langkah Kapolri Terima 56 Eks Pegawai KPK Berpotensi Menjadi Polemik

- Rabu, 29 September 2021 | 16:44 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok.humas.polri.go.id)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok.humas.polri.go.id)


Palembang, Klikanggaran.com-- Keputusan Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menarik 56 pegawai KPK yang gagal dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dianggap berpotensi menjadi polemik.

Komentar tersebut datang dari pegiat antikorupsi Sumatera Selatan, Ir Feri Kurniawan. Menurut Feri langkah diambil Kapolri terkait 56 eks pegawai KPK tersebut seakan menambah carut marut penyelenggaraan negara di republik ini. 

"Kalau di kampung kami ada istilah cucuk cabut atau tidak jelas arahnya atau langkah serba salah dalam menyikapi polemik TWK KPK", kata Feri Kurniawan pegiat anti korupsi Sumsel dalam keterangannya diterim Klikanggaran.com, Rabu (29/09/21).

Baca Juga: Miris, Bangunan Ex MTQ Batang Hari Terbengkalai, Siapa yang Bertanggungjawab

Menurut Feri, harusnya Presiden mengambil langkah strategis untuk menghentikan polemik TWK pegawai KPK dari akar masalahnya, yaitu siapa yang mengusul test TWK harus dicopot dari jabatanya, serta diberi sanksi berat karena menciptakan kisruh di masyarakat.

"Komisioner KPK yang mendapat teguran karena melanggar kode etik dicopot dari jabatannya untuk menciptakan kepercayaan publik.

"Sementara yang tak lolos test abal-abal TWK KPK ditempatkan menjadi tim khusus Kepresidenan dalam mengawasi kinerja aparat hukum dalam pemberantasan korupsi", timpal Feri. 

Baca Juga: Soal Limbah Blok Rokan, Tim Hukum LPPHI Beberkan Tanggapan 'Nyeleneh' Kuasa Hukum Tergugat

"Kalau sudah salah langkah atau blunder atau kata tak sesuai perbuatan maka sulit untuk memperbaikinya kecuali melaksanakan komitmen awal", paparnya.

Dalam dua hari ke depan, 56 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) rencananya akan secara resmi diberhentikan dari jabatan mereka.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X