• Senin, 4 Juli 2022

Menjemput Ajal Bersama Nyai Sampur

- Rabu, 8 Desember 2021 | 16:50 WIB
Rumah Tunggu Kematian (YouTube Mohd Agoes Aufiya)
Rumah Tunggu Kematian (YouTube Mohd Agoes Aufiya)


KLIKANGGARAN--Bagi Nyai kematian itu sendiri tidak menakutkan, yang selalu Nyai pikirkan bagaimana nanti cara Nyai menuju kesana? Apakah Nyai akan menanti dengan tenang saat kematian itu tiba saat usia Nyai memang sudah tua, di samping lelaki yang Nyai cintai, lalu pergi begitu saja saat tertidur, atau Nyai akan MENJEMPUT AJAL Nyai dengan begitu kesepian tanpa siapa pun di samping Nyai, atau malah Nyai akan menghadapi saat itu dengan cara yang paling mengerikan??

Ya… MENJEMPUT AJAl adalah proses yang pasti dilalui setiap mahluk yang hidup, dan misteri itu selalu membuat manusia berpikir lalu merasa takut, syukurnya pikiran MENJEMPUT AJAL selalu menggiring manusia untuk berpikir tentang TUHAN, tentang penguasa kehidupan dan kematian itu sendiri.

MENJEMPUT AJAL. Beberapa saat yang lalu nyai sempat melihat YouTube chanel milik Mohd. Agoes Aufiya. Dia yang kebetulan studi di India, sering membahas soal budaya dan kuliner India. Kebetulan Nyai yang suka dua topik tersebut mengikuti chanel ini.

Pernah Nyai mengikuti liputan Agoes tentang RUMAH TUNGGU KEMATIAN. Ini adalah bangunan kuno dua lantai dengan sepuluh kamar. Kamar kamar itu disiapkan untuk oarang orang yang akan MENJEMPUT AJAL.

Baca Juga: Nadya Mustika Akan Bercerai dengan Rizki DA??

MENJEMPUT AJAL. Disana di perlihatkan seorang lelaki tua berusia 87 tahun, seluruh wajah dan tubuhnya sudah di tutup kain warna ungu, beliau memakai kalung bunga, saat di jenguk oleh Mohd. Agoes, kain penutup itu di buka. Terlihat lelaki tua itu matanya masih bersinar hidup biarpun redup, tubuhnya sudah lemah. Lelaki itu sedang MENJEMPUT AJAL.

Di kamar itu banyak keluarga berkumpul hendak mengantar Ayah atau Suaminya MENJEMPUT AJAL. Sebuah rumah tunggu yang sangat sederhana. Saat di wawancara oleh Agoes, keluarga yang menunggu mengatakan disana tidak dikenakan biaya tinggal, hanya dikenakan biaya listrik sebesar 20 Rupee per hari atau sekitar IDR 4 K saja.

MENJEMPUT AJAL. Bagi masyarakat Hindu India mereka akan memilih MENJEMPUT AJAL mereka di kota VARANASI yang mereka yakini kota suci di aliran sungai Gangga. Mereka percaya jika mereka meninggal di sana, maka rohnya tidak perlu reinkarnasi kembali. Rumah menunngu kematian ini bernama Mumukshu Bhawan yang berarti rumah mereka yang mencari keselamatan. Mumukshu Bhawan didirikan sejak tahun 1958, dan sudah ada 15.000 orang yang menginap di sana.

Baca Juga: Tagar Siskae Bukan Muslim Trending di Twitter, Kenapa?

Dalam Mumukshu Bhawan selalu terdengar kidung kidung pujian kepada Tuhan yang mereka lantunkan sembari menjemput Ajal. Di sana juga mereka biasa melakukan PUJA dengan api pada pukul 8 pagi hingga pukul 9 pagi. Menurut keterangan pengurus yayasan Mumukshu Bhawan, Para penunggu kematian hanya diberikan waktu dua minggu untuk tinggal di sana. Jika dalam waktu dua minggu belum juga meninggal mereka harus meninggalkan Mumukshu Bhawan.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X