• Jumat, 1 Juli 2022

Puisi: Tepian Asmara

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:20 WIB
Puisi: Tepian Asmara (Dok.klikanggaran.com/Blackrose)
Puisi: Tepian Asmara (Dok.klikanggaran.com/Blackrose)

KLIKANGGARAN - Puisi masih ingin mengalun di siang yang mendung. Untuk siapa? Tentu saja untuk pembaca.

Sedemikian padat para kisah berebut mencuat ke permukaan. Selamat mendayung hari, sertakan puisi dan kopi agar indah semuanya.

Tiap bait puisi menyimpan makna tentu saja. Pembaca boleh mencoba menulis puisi untuk menyimpan perkara yang tak terkata.

Jangan lupa, mimpi adalah bagian dari cerita. Dia bisa menjelma menjadi apa saja, termasuk puisi dan sajak.

Baca Juga: Akta Nikah 'Orang Tua Kandung' Vanessa Anggel, Begini Duduk Perkaranya

The Road to Hell mengalun merdu
aku mendapati tubuhku meringkuk resah di pembaringan
menatap senyum hangat di wajahmu
menelusuri alunan cinta tak berbatas di sepanjang malam
di tepian senja hingga pagi menjemput kau di sana menjaga sepiku
hangat jemarimu telusuri tiap inci nadi cintaku
menggetarkan gelora yang telah lama beku
menguak pintu hati dengan tangan cintamu
dan aku tak kuasa menepis

Baca Juga: Puisi Basi untuk Sang Maha

Ingin kulihat cahaya berbinar di matamu
kabarkan bahagiamu dalam pelukanku
getar itu tiada terhenti saat kau lumat bibir kelu hingga menghangat
tepian asmara hempaskan segala tanya dan nada
entah sampai kapan kita berenang di sana
aku hanya ingin berenang dalam hangat bibirmu
biarkan sejenak mimpi menggelepar bersama peluh mengalir tiada henti
dan kita menyatu di dalamnya

Baca Juga: Greysia Polii/Apriyani harus Menang Lawan Ganda Malaysia agar Lolos Penyisihan Grup BWF World Tour Finals 2021

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi : Menjadi Kartini

Kamis, 21 April 2022 | 07:18 WIB

Fabel : Kisah Amora, Ayam yang Belajar Ikhlas

Kamis, 7 April 2022 | 07:39 WIB

CERPEN: Aku Tunggu di Hotel Sekarang!

Minggu, 13 Maret 2022 | 07:47 WIB

CERPEN: Aku Kehilangan Diriku Sendiri

Selasa, 1 Maret 2022 | 14:44 WIB

CERPEN: Taman Langit

Selasa, 1 Maret 2022 | 10:46 WIB

Puisi Malam yang Sakit

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:11 WIB

Cerpen Ramli Lahaping: Segitiga Pembunuhan

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:34 WIB

CERITA ANAK: Kerang untuk Damar

Minggu, 9 Januari 2022 | 16:11 WIB

CERPEN: Dekap Hangat yang Selamanya

Sabtu, 1 Januari 2022 | 11:43 WIB

Tiga Puisi Karya ALfi Irsyad Ibrahim

Jumat, 24 Desember 2021 | 18:52 WIB

Cerbung: Kabut Pembatas Dua Hati

Minggu, 19 Desember 2021 | 13:29 WIB

Cerbung Kabut Pembatas Dua Dunia

Jumat, 17 Desember 2021 | 20:05 WIB

Cerbung: Tanda Cinta di Wajah Pias

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:28 WIB

Cerbung: Wajah Pias dalam Pelukan

Selasa, 14 Desember 2021 | 21:26 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Hati Venerose

Kamis, 9 Desember 2021 | 18:06 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Antara Dua Hati

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:40 WIB

Puisi untuk Sahabat

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:52 WIB

Puisi: Aku Adalah

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:32 WIB

Puisi: Jeritan Malam

Minggu, 5 Desember 2021 | 22:31 WIB

Cerbung Samudra Ingin Kembali

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:28 WIB
X