• Kamis, 27 Januari 2022

Puisi: Diam Itu Membunuhku

- Selasa, 30 November 2021 | 19:06 WIB
Ilustrasi puisi (Dok.klikanggaran.com/Blackrose)
Ilustrasi puisi (Dok.klikanggaran.com/Blackrose)

KLIKANGGARAN - Halo pembaca, semoga senyum manis masih menghias dua sudut bibir Anda. Semoga puisi yang saya coretkan ini menambah manisnya.

Puisi ini seolah berkata tentang 'diam', jika diartikan secara harafiah pada tiap akhir bait. Tahukah Anda? Diam di sini adalah tanpa kabar.

Ya, puisi ini untuk seseorang yang tiba-tiba menghilang, tanpa kabar dan jejak. Bagaimana dengan kain kafan, pusara, kehampaan, dan lainnya? Apakah bermakna kematian? Tidak selalu, pembaca.

Puisi ini meminjam kata-kata itu untuk melukiskan pencarian dan penantian yang sungguh melelahkan. Seperti pembunuh keji, hampir melenyapkan seluruh energi dan asa. Selamat berselancar di dalamnya.

Baca Juga: Ada Pekerjaan Pelengkap Jalan Tol PT Waskita Karya yang Tidak Sesuai Spesifikasi, Nilainya Rp13,9 Miliar

aku bagai mengais cahaya kelu pusaraku
bagai menyibak darah beku kafanku
meratap rindu pada nestapa
merangkai luka kian meradang

diam dan kelam di wajahmu itu membunuhku

aku tak henti senandungkan ratap ngilu
tak surut alunkan ratap kematian
kutancap bahagia dalam luka merona
kuhembus harapan dalam kehampaan

kau kian diam dan itu membunuhku

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cerpen Ramli Lahaping: Segitiga Pembunuhan

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:34 WIB

CERITA ANAK: Kerang untuk Damar

Minggu, 9 Januari 2022 | 16:11 WIB

CERPEN: Dekap Hangat yang Selamanya

Sabtu, 1 Januari 2022 | 11:43 WIB

Tiga Puisi Karya ALfi Irsyad Ibrahim

Jumat, 24 Desember 2021 | 18:52 WIB

Cerbung: Kabut Pembatas Dua Hati

Minggu, 19 Desember 2021 | 13:29 WIB

Cerbung Kabut Pembatas Dua Dunia

Jumat, 17 Desember 2021 | 20:05 WIB

Cerbung: Tanda Cinta di Wajah Pias

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:28 WIB

Cerbung: Wajah Pias dalam Pelukan

Selasa, 14 Desember 2021 | 21:26 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Hati Venerose

Kamis, 9 Desember 2021 | 18:06 WIB

Cerbung: Tirai Hitam di Antara Dua Hati

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:40 WIB

Puisi untuk Sahabat

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:52 WIB

Puisi: Aku Adalah

Kamis, 9 Desember 2021 | 16:32 WIB

Puisi: Jeritan Malam

Minggu, 5 Desember 2021 | 22:31 WIB

Cerbung Samudra Ingin Kembali

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:28 WIB

Cerbung: Samudra di Lautan Malas

Minggu, 5 Desember 2021 | 13:06 WIB

Puisi: Tepian Asmara

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:20 WIB

Cerbung: Cicak Merayap di Dinding

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:08 WIB

Puisi: Pulau Asmara

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:33 WIB

Cerbung: Cicak Jatuh di Halaman

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:19 WIB

Puisi: Biruku

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:04 WIB
X