• Selasa, 30 November 2021

Pemkab OKI Kelebihan Bayar Pekerjaan, Salah Satunya untuk Pekerjaan Fisik di Dinas Kesehatan

- Minggu, 5 September 2021 | 23:08 WIB
Pemkab OKI Kelebihan Bayar Pekerjaan Fisik (Dok.pexels.com/AndreaPiacquadio)
Pemkab OKI Kelebihan Bayar Pekerjaan Fisik (Dok.pexels.com/AndreaPiacquadio)

Jakarta, Klikanggaran.com – Untuk diketahui, pada tahun anggaran (TA) 2020 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) menganggarkan Belanja Modal sebesar Rp636.150.269.805,00. Realisasi sampai dengan tanggal 30 November 2020 diketahui sebesar Rp419.657.586.374,00 atau 65,97% dari anggaran.

Realisasi Belanja Modal Pemkab OKI tersebut antara lain untuk pengadaan 80 paket pekerjaan pada empat OPD berupa pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan irigasi dan normalisasi sungai, pembangunan gedung dan bangunan, serta pembangunan trotoar.

Hasil pemeriksaan dokumen oleh BPK RI pada Pemkab OKI atas paket pekerjaan fisik pada Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), menunjukkan terdapat kelebihan pembayaran pekerjaan pada 80 paket pekerjaan sebesar Rp6.114.533.498,53. Salah satunya adalah kekurangan volume atas satu paket pekerjaan fisik pada Dinas Kesehatan (Dinkes) sebesar Rp10.280.241,59.

Baca Juga: Pemkab OKI, Kelebihan Pembayaran Belanja Dinas PRKP dan PUPR Belum Semua Dikembalikan ke Kas Daerah

Diketahui, Dinas Kesehatan Kabupaten OKI pada TA 2020 menganggarkan Belanja Modal sebesar Rp43.001.221.432,00 dan sampai dengan tanggal 30 November 2020 telah direalisasikan sebesar Rp27.323.497.106,00 atau 63,54%. Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk pekerjaan Renovasi Gedung Puskesmas.

Hasil pemeriksaan secara uji petik atas dokumen kontrak dan dokumen pendukung lainnya serta pemeriksaan fisik atas paket pekerjaan Renovasi Gedung Puskesmas Makarti Mulya menunjukkan terdapat kekurangan volume item pekerjaan sebesar Rp10.280.241,59.

Nilai kelebihan pembayaran tersebut telah dilakukan pembahasan dengan PPK, PPTK, dan Pihak Penyedia, serta diketahui oleh Kepala OPD selaku Pengguna Anggaran. Hasil pembahasan sebagaimana dituangkan dalam Berita Acara Pembahasan Hitungan Hasil Pemeriksaan Fisik Pekerjaan yang antara lain menyatakan bahwa semua pihak telah mengakui dan sepakat atas hasil perhitungan dan pihak Pelaksana bersedia menyetorkan nilai kelebihan perhitungan tersebut ke Kas Daerah.

Baca Juga: Kelebihan Belanja Barang di Pemkab OKI Telah Disetorkan ke Kas Daerah oleh Dinas PRKP

Terkait permasalahan di Pemkab OKI, klikanggaran.com sudah menghubungi pihak-pihak terkait, tapi sampai artikel lanjutan ini diturunkan, belum ada klarifikasi yang diberikan.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CBA Soroti DAK Muratara Tahun 2020, Berdampak Pinalti?

Jumat, 19 November 2021 | 20:48 WIB
X