• Jumat, 29 September 2023

Luna-25 Akan Meluncur Kembali ke Bulan pada September Tahun Ini

- Selasa, 31 Mei 2022 | 07:18 WIB
Pendarat Luna-25. ( Sputnik / Valery Melnikov)
Pendarat Luna-25. ( Sputnik / Valery Melnikov)

KLIKANGGARAN -- Luna-25, yang memiliki misi mendarat di bulan, telah lama tertunda. Luna 25 (Pendarat Luna-Glob) adalah misi pendarat bulan yang direncanakan oleh Roscosmos yang diganti namanya dari pendarat Luna-Glob menjadi Luna 25 untuk menekankan kesinambungan program Luna Soviet dari tahun 1970-an.

Luna-25 diperkirakan akan diluncurkan kembali pada September tahun ini, kata Dmitry Rogozin, kepala badan antariksa nasional Rusia Roscosmos, Senin, dikutip Russia Today.

"Saya berharap semua tes akan berhasil dan pada akhir September kami akan meluncurkan Luna-25," kata Rogozin kepada wartawan.

Kembali pada bulan April, Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan pentingnya melanjutkan program bulan negara. “Kami akan melanjutkan program bulan,” kata Putin saat mengunjungi Kosmodrom Vostochny di Wilayah Amur Timur Jauh Rusia, menguraikan tujuan untuk meluncurkan misi pada kuartal ketiga tahun ini.

Baca Juga: Taiwan Mengeklaim Menghalau 'Serangan Besar' Pesawat Perang China

Pemimpin Rusia menekankan bahwa gelombang sanksi Barat yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dikenakan pada negara itu atas serangan militer yang sedang berlangsung terhadap Ukraina tidak akan menggagalkan upaya Moskow untuk mengeksplorasi ruang angkasa.

“Terlepas dari semua kesulitan dan upaya untuk mengganggu dari luar, kami pasti akan menerapkan semua rencana kami dengan konsistensi dan ketekunan,” tegas Putin.

Tak lama setelah pengumuman pada bulan April, Badan Antariksa Eropa menyatakan menghentikan kerjasama dengan Roscosmos dalam ekspedisi Mars dan Bulan, karena konflik Ukraina.

Baca Juga: Temuan BPK Terkait Pengelolaan PPAT, Ini Tanggapan Sekda Batang Hari, M Azan

Luna-25 diharapkan membawa sekitar 30kg peralatan ilmiah. Pendarat juga menawarkan lengan robot dan bor, untuk melakukan berbagai eksperimen dan mengambil sampel regolith bulan.

Tujuan yang direncanakan probe adalah wilayah kutub selatan Bulan di dekat Kawah Boguslavsky.

Misi tersebut diatur untuk menjadi penyelidikan bulan Rusia pertama dalam sejarah pasca-Soviet.

Sementara eksplorasi satu-satunya satelit alami Bumi dimulai dengan penyelidikan Luna-2 Soviet pada tahun 1959, negara tersebut belum melakukan misi serupa selama hampir lima dekade. Misi terakhir, Luna-24, diluncurkan oleh Uni Soviet pada tahun 1976.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA, Presiden Jokowi sebut Kondisi Pandemi COVID-19 Melandai, Aktivitas Masyarakat kembali Normal

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSI, Ransomware, dan Serangan Dunia Maya

Selasa, 16 Mei 2023 | 16:48 WIB

Aplikasi WhatsApp Down Global, Kenapa?

Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:45 WIB
X